11 Ide Usaha Modal Kecil Untung Besar & Pesaing Masih Dikit

Usaha Modal Kecil
Mau tau usaha modal kecil tapi bisa menghasilkan untung besar? Berikut ini beberapa ide usaha modal kecil untung besar dan masih belum banyak pesaing.

Thecronutproject.com – Sebagai pemula, memilih usaha modal kecil merupakan langkah yang tepat. Ada beragam ide usaha dengan modal yang sangat minim dan masih belum banyak pesaing. TheCronutProject sudah kumpulkan beberapa peluang usahanya berikut ini.

Tidak bisa dipungkiri, bahwa modal merupakan salah satu faktor yang sangat penting untuk bisa memulai sebuah bisnis. Bahkan bisa dikatakan jika tidak ada usaha yang bisa berjalan tanpa modal.

Dengan modal yang kecil pun kamu tetap berpeluang mendapatkan keuntungan yang cukup menjanjikan! Banyak sekali peluang usaha dengan modal kecil tapi bisa menghasilkan untung besar.

Ide Usaha Modal Kecil Tapi Untung Besar

Seperti yang disinggung di awal, dengan modal yang relatif kecil, kamu tetap bisa memulai sebuah usaha bahkan dengan potensi keuntungan yang cukup besar.

Nah, beberapa contoh usaha modal kecil yang bisa kamu jadikan inspirasi dan pertimbangan adalah sebagai berikut:

1. Usaha Telur Gulung (Modal 100 Ribuan)

Usaha Telur Gulung

Kamu tentu sudah familiar dengan panganan yang satu ini, bukan? Seperti yang diketahui, jajanan jadul ini mulai hits dan banyak dicari lagi oleh pemburu kuliner kaki lima. Bukan hanya anak-anak, orang dewasa pun sangat menyukainya. 

Nah, dengan pangsa pasar yang luas, ide berjualan telur gulung bisa menjadi opsi usaha modal kecil yang belum banyak pesaing dan menghasilkan untung besar.

Asumsinya, kamu sudah memiliki beberapa peralatan penggorengan dari rumah. Dengan begitu, modal awal yang dibutuhkan bisa lebih minim, yaitu:

  • 1 kilogram telur ayam (asumsi awalan) = Rp 30.000
  • Tusuk sate isi 100 buah = Rp 10.000
  • Saus dan kecap = Rp 20.000
  • Plastik = Rp 5.000

Dengan gambaran di atas, modal awal untuk memulai berjualan telur gulung adalah sekitar Rp 65.000 saja.

Dengan bahan di atas, kamu bisa membuat sekitar 100 tusuk telur gulung. Jika kamu menjual satu buah telur gulung seharga Rp 1.500, maka perhitungan keuntungannya adalah:

  • (Rp 1.500 x 100) – Rp 65.000 = Rp 85.000

Dalam sehari, kamu bisa mendapatkan keuntungan sebesar Rp 85.000. Jika keuntungan tersebut stabil, dalam satu bulan kamu bisa mendapatkan sekitar Rp 2.500.000.

Keuntungan ini tentu bisa bertambah jika kamu menyediakan variasi ukuran telur gulung dengan harga berbeda. 

Ulasan lengkapnya bisa baca di artikel => Analisa usaha telur gulung

2. Usaha Sempol Ayam (Modal 100 Ribuan)

Usaha sempol ayam

Selain telur gulung, sempol ayam juga menjadi panganan yang cukup populer saat ini. Panganan berbentuk mirip sate ini cukup digemari banyak kalangan, terutama mereka yang suka ngemil. Selain enak, harga camilan ini juga cukup terjangkau. 

Tak jauh berbeda dengan telur gulung, usaha sempol ayam juga memiliki pangsa pasar luas sehingga berjualan sempolan ini bisa jadi pilihan usaha modal kecil yang menjanjikan.

Untuk memulai bisnis ini, gambaran modal yang dibutuhkan adalah:

  • 1 kilogram daging ayam = Rp 40.000
  • 2 kilogram tepung terigu = Rp 15.000
  • Tusuk sate = Rp 15.000
  • Saus dan kecap = Rp 20.000
  • Plastik = Rp 5.000

Total modal yang dibutuhkan untuk memulai jualan sempol ayam adalah Rp 95.000. Dengan bahan di atas, kamu bisa membuat sempol ayam hingga 150 buah.

Asumsi per tusuk sempol ayam dijual dengan harga Rp 1.500, berarti keuntungan yang didapatkan adalah:

  • (Rp 1.500 x 150) – Rp 95.000 = Rp 130.000

Jika asumsi satu hari kamu berhasil menjual sempol ayam sebanyak 100 buah, maka keuntungan kotor yang didapatkan sekitar Rp 130.000. Cukup lumayan, bukan?

3. Usaha Jamur Krispi (Modal 100 Ribuan)

Ide usaha lain yang bisa dijalankan dengan modal kecil dan mendatangkan keuntungan lumayan adalah berjualan jamur krispi.

Ya, ide usaha modal kecil ini memang sudah sangat umum, namun dengan pangsa pasar yang luas, tentu peluang untuk mendapatkan keuntungan terbuka lebar.

Tidak hanya itu, proses pembuatan jamur krispi juga terbilang mudah dan yang paling penting, semua bahan mudah dicari juga dengan sangat mudah. 

Untuk memulai usaha ini, kamu memerlukan:

  • 1 kilogram jamur tiram = Rp 30.000
  • 2 kilogram tepung terigu = Rp 15.000
  • Garam dan bumbu lain = Rp 5.000
  • Bumbu tabur aneka rasa = Rp 30.000
  • Kemasan = Rp 10.000

Total modal awal yang diperlukan untuk usaha ini adalah sekitar Rp 90.000. Dari bahan di atas, asumsinya kamu bisa membuat lebih dari 100 kemasan jamur krispi.

Jika per kemasan jamur krispi dijual Rp 2.000, maka gambaran keuntungan yang kamu dapatkan adalah:

  • (Rp 2.000 x 100) – Rp 90.000 = Rp 110.000

Keuntungan kotor yang didapatkan adalah sekitar Rp 110.000. Memang, dari keuntungan tersebut masih dikurangi biaya pembelian minyak goreng serta mengembalikan modal alat. Namun, secara sekilas, keuntungan bisnis ini cukup menjanjikan. 

4. Agen Pulsa (Modal dibawah 1 juta)

Usaha konter pulsa dan kuota

Meski saat ini pengguna smartphone sudah mulai beralih ke jaringan WiFi, namun bisnis agen pulsa tampaknya masih cukup menjanjikan. Ya, hingga saat ini pulsa masih menjadi kebutuhan pokok banyak kalangan. 

Menariknya, dengan menggunakan aplikasi PPOB, kamu bisa menjadi seorang agen pulsa dengan layanan pembayaran yang lebih lengkap.

Di sini kamu bisa menggunakan smartphone sebagai alat bisnis sehingga tidak perlu modal pengadaan perangkat baru. Dengan demikian, modal yang diperlukan untuk bisnis ini adalah:

  • Deposit awal = Rp 500.000
  • Paket internet 1 bulan = Rp 50.000

Modal awal yang diperlukan untuk menjadi agen pulsa –sekaligus PPOB, adalah Rp 550.000.

Asumsinya, kamu mendapatkan keuntungan sekitar 10% dari deposit awal sehingga keuntungan per deposit adalah 10% x Rp 500.000 = Rp 50.000.

Jika dalam 1 bulan kamu melakukan deposit sebanyak 4 kali, maka perkiraan keuntungannya adalah:

  • (Rp 50.000 x 4) – Rp 50.000 (paket internet) = Rp 150.000

Memang, persentase keuntungan bisnis ini tidak terlalu besar. Namun, agen pulsa cocok untuk dijadikan bisnis sampingan karena tidak menguras banyak waktu dan tenaga. 

5. Dropship (Modal di bawah 1 juta)

Kamu ingin memulai usaha yang nyaris tanpa modal? Nah, dropship bisa menjadi ide usaha modal kecil yang cukup menarik untuk dicoba. Ketika menjalankan model bisnis ini, kamu hanya akan bertindak sebagai seorang marketing saja.

Artinya, kamu bisa menjual barang dari sebuah supplier tanpa perlu melakukan stok barang terlebih dahulu. 

Nantinya, keuntungan didapatkan dari selisih harga jual dengan harga awal yang dipatok oleh supplier. Besaran keuntungan yang didapatkan tentu beragam, tergantung barang yang dijual. Hanya saja, rata-rata keuntungan dari bisnis dropship ini kisaran 10% hingga 20%. 

Modal utama yang diperlukan untuk bisnis dropship adalah jaringan supplier. Kamu bisa mencari beberapa supplier sekaligus untuk mendapatkan produk yang lebih beragam. Sedangkan untuk pemasaran, kamu bisa memanfaatkan media sosial dan marketplace

Misalnya saja, kamu berbisnis dropship produk fashion dengan harga beli per item Rp 100.000 dan persentase keuntungan 15%. Maka kamu bisa menjualnya kembali dengan harga Rp 115.000.

Jika dalam satu bulan ada 25 transaksi yang dilakukan, maka keuntungan yang didapatkan adalah:

  • (15% x 100.000) x 25 = 375.000

Dari perhitungan di atas, kamu bisa mendapatkan keuntungan sekitar Rp 375.000 dari aktivitas dropship. Memang, keuntungan tersebut nantinya dikurangi alokasi paket internet. Namun, dengan modal yang sangat minim, ide bisnis ini tetap saja menarik. 

6. Affiliate Marketing (Modal dibawah 1 juta)

Sistem kerja affiliate marketing sekilas juga mirip dengan bisnis dropship. Ide usaha ini dilakukan dengan cara melakukan promosi suatu produk dari supplier atau produsen tertentu tanpa melakukan stok barang. Nantinya, produk akan langsung dikirimkan oleh supplier atau produsen langsung ke konsumen.

Affiliate marketing ini tentu cukup menarik terutama untuk kamu yang ingin mencari usaha modal kecil dengan hasil yang lumayan. Pasalnya, dari program afiliasi, kamu bisa mendapatkan keuntungan cukup besar, tergantung dari supplier dan juga produk yang terjual.

Semakin rajin promosi dan melakukan transaksi, semakin besar keuntungan yang bisa kamu dapatkan.

Dalam program affiliate marketing, kamu bisa mendaftar beberapa afiliasi sekaligus untuk mendapatkan kode referral yang lebih banyak. Adapun gambaran modal untuk bisnis ini adalah sebagai berikut:

  • Modal paket internet sebulan = Rp 100.000
  • Biaya promosi di berbagai media = Rp 200.000

Jika kamu mempromosikan produk dengan harga rata-rata Rp 200.000 dan komisi 15% dari harga jual, maka kamu akan mendapatkan keuntungan Rp 30.000 per produk.

Nah, bila kamu bisa menjual produk tersebut sebanyak 15 buah per bulan, maka potensi keuntungan yang bisa didapatkan adalah:

  • Rp 30.000 x 15 = Rp 450.000

Apabila kamu terdaftar di empat afiliasi, maka potensi keuntungan yang didapatkan bisa mencapai Rp 1.800.000.

Dikurangi kebutuhan modal, maka dalam satu bulan kamu bisa mendapatkan sekitar Rp 1.500.000 tanpa perlu stok barang!

7. Usaha Angkringan (Modal 1 jutaan)

Usaha angkringan

Angkringan sering menjadi tempat alternatif banyak kalangan untuk menikmati sajian makanan sederhana, terjangkau dan nikmat. Tidak hanya itu, nama angkringan sendiri sudah sangat dekat dengan masyarakat sehingga bisa dikatakan jika pangsa pasar untuk usaha ini sangat luas.

Nah, kamu yang sedang mencari ide usaha modal kecil dengan potensi keuntungan yang menjanjikan, kamu bisa mencoba menjalankan ide usaha satu ini.

Adapun perkiraan modal usaha angkringan yang diperlukan dalam sehari berjualan adalah:

  • Sewa gerobak dan peralatan angkringan = Rp 50.000
  • Modal untuk aneka minuman = Rp 100.000
  • Modal aneka makanan utama = Rp 500.000
  • Modal aneka camilan = Rp 150.000
  • Gula pasir = Rp 25.000
  • Biaya lainnya = Rp 100.000

Saat ini, ada banyak persewaan peralatan angkringan. Oleh karenanya, kamu tidak perlu repot untuk menyiapkan segala perlengkapan, terutama untuk awalan.

Dari perhitungan di atas, modal awal yang diperlukan dalam satu hari adalah sekitar Rp 925.000. Jika asumsi keuntungan yang didapatkan adalah 30% dari modal awal, maka potensi keuntungan yang didapatkan adalah:

  • 30% x Rp 925.000 = Rp 277.500

Potensi keuntungan di atas tentu bisa meningkat jika angkringan yang kamu kelola bertambah ramai. 

8. Usaha Jus Buah (Modal dibawah 500 Ribu)

Jika dibandingkan dengan ide jualan minuman kekinian, bisa dikatakan jika usaha jus buah lebih tahan banting. Ya, contoh usaha modal kecil untung besar satu ini tidak pernah lekang oleh trend dan masih terus eksis dari waktu ke waktu.

Modal yang dibutuhkan pun tidak terlalu besar. Namun menariknya, potensi keuntungan usaha ini cukup menggiurkan.

Nah, untuk gambaran perhitungan modal, cek poin di bawah ini:

  • Aneka buah-buahan = Rp 50.000
  • Cup plastik = Rp 30.000
  • Kental manis = Rp 20.000
  • Total modal pokok = Rp 100.000
  • Blender = Rp 170.000
  • Listrik = Rp 30.000

Dari bahan di atas, kamu bisa membuat kurang lebih 30 cup jus buah dengan harga jual rata-rata Rp 5.000 sehingga total penjualan adalah Rp 150.000.

Keuntungan yang akan didapatkan adalah:

  • Rp 150.000 – Rp 100.000 = Rp 50.000

Jika dilihat, persentase keuntungan usaha ini dari modal awal cukup besar, yakni sekitar 50%. Potensi keuntungan bisa semakin besar jika kamu juga menyediakan menu lainnya seperti minuman sachet. Hanya saja, kamu perlu menyisihkan sekitar 10% keuntungan untuk biaya alat dan lainnya. 

9. Jualan Sosis Bakar (Modal dibawah 1 Juta)

Dagang sosis bakar

Sosis bakar menjadi salah satu jajanan yang selalu diburu anak-anak, remaja hingga orang dewasa sekalipun. Dilihat dari peminat yang banyak, kamu bisa mencoba peruntungan dengan berjualan sosis bakar. 

Terlebih, cara pembuatan panganan ini sangat mudah dan juga simple. Sosis pun bisa bertahan lama dengan cara disimpan di freezer.

Untuk memulai usaha modal kecil ini, kamu hanya perlu alat pembakar saja yang tersedia dengan harga terjangkau. Selain itu, modal pokok lain yang diperlukan adalah:

  • 5 kilogram sosis ukuran sedang isi 30 buah @40.000 = Rp 200.000
  • Kecap, saus, mentega, mayonnaise = Rp 30.000
  • Plastik dan tusuk sosis = Rp 10.000
  • Total modal = Rp 240.000

Apabila satu buah sosis bakar dijual dengan harga Rp 3.000, maka penghasilan yang didapatkan adalah:

  • 150 x Rp 300.000 = Rp 450.000, sehingga keuntungan yang didapatkan adalah Rp 450.000 – Rp 240.000 = Rp 210.000

Dengan potensi keuntungan yang ditawarkan, serta kemudahan operasional, ide bisnis ini cocok untuk pemula yang ingin mulai berbisnis.

10. Usaha Pertamini (Modal diatas 1 Juta)

Jika kamu memiliki rumah yang berada di pinggir jalan yang cukup ramai, maka usaha Pertamini bisa menjadi ide yang menarik.

Ya, hal ini dikarenakan bahan bakar menjadi kebutuhan penting banyak orang. Tidak hanya itu, beberapa kalangan juga lebih memilih untuk membeli bahan bakar di Pertamini karena enggan mengantre di SPBU.

Nah, jika kamu berminat dengan ide bisnis ini, gambaran modal yang dibutuhkan adalah sebagai berikut:

  • Display Pertamini = Rp 4.000.000
  • Modal 100 liter Pertalite @7.600 = Rp 760.000
  • Pemadam kebakaran portable: Rp 150.000
  • Biaya lain-lain = Rp 500.000
  • Total modal = Rp 5.410.000 

Harga jual Pertalite yang dianjurkan adalah Rp 10.000. Dengan demikian, penghasilan yang didapatkan per 100 liter Pertalite adalah:

  • 100 x Rp 10.000 = Rp 1.000.000

Dengan potensi penghasilan tersebut, hanya dengan 6 kali isi ulang saja kamu sudah bisa mendapatkan modal awal kembali. 

Baca juga: 15+ Contoh Usaha Modal Kecil yang Belum Banyak Pesaing

11. Usaha Menu Olahan Indomie  (Modal dibawah 500 ribu)

Satu lagi ide usaha modal kecil yang menarik untuk kamu coba, yaitu usaha menu olahan Indomie. Yups, olahan sederhana dari mie instan ini ternyata memiliki peminat yang cukup banyak.

Nah, untuk menarik minat masyarakat, kamu bisa mengkreasikan olahan Indomie, seperti Indomie pedas. Adapun gambaran modal untuk usaha ini adalah:

  • 1 karton indomie = Rp 140.000
  • Sumpit = Rp 25.000
  • Modal alat = Rp 500.000
  • Total modal = Rp 665.000

Dengan bahan di atas, kamu bisa membuat 40 buah indomie. Jika satu porsi Indomie dijual dengan harga Rp 6.000, maka penghasilan yang didapatkan adalah:

  • 40 x Rp 6.000 = Rp 240.000, dikurangi modal awal untuk Indomie dan sumpit, maka keuntungan yang didapatkan adalah Rp 75.000

Selain beberapa referensi bisnis di atas, masih ada banyak ide usaha modal kecil lain yang menawarkan keuntungan tak kalah besar.

0 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like