10 Ternak Paling Cepat Panen dan Menguntungkan Untuk Pemula

Ternak Paling Cepat Panen dan Menguntungkan
Tertarik bisnis peternakan tapi bingung menentukan pilihan ternak paling cepat panen dan menguntungkan? 10 rekomendasi berikut bisa jadi pilihannya.

“Ternak paling cepat panen dan menguntungkan untuk pemula memangnya ada, ya?”

Tentu saja!

Kamu mungkin juga menyadari jika ternak merupakan salah satu sektor usaha yang sangat relevan untuk tahun-tahun ini dan yang akan datang. Karena,

Kehidupan tidak akan lengkap tanpa adanya peternak yang menghasilkan pangan hewani.”

Benar bukan?

Coba simak grafik konsumsi salah satu sektor peternakan di Indonesia, yaitu ayam.

grafik konsumsi salah satu sektor peternakan di Indonesia

Secara keseluruhan, selama rentang waktu tersebut tren konsumsi semakin meningkat, meskipun ada beberapa tahun yang memiliki tren menurun walau tidak terlalu signifikan. 

Apakah hanya ayam saja yang menjadi pilihan bisnis di sektor peternakan? 

Tentu tidak, ada beberapa pilihan bisnis ternak paling cepat panen dan menguntungkan, di antaranya:

  • Ternak kelinci,
  • Ternak lele,
  • Ternak Jangkrik,
  • Ternak Cacing,
  • Ternak Entok,
  • Ternak bebek, dan masih banyak lagi.

Penting! Pastikan kamu memiliki modal yang cukup untuk memulai bisnis peternakan. Selain modal awal, tentu kamu juga harus mempersiapkan biaya untuk pakan, obat, alat kebersihan, dan komponen pendukung lainnya.

10 Ternak Paling Cepat Panen dan Menguntungkan

Baiklah, mari kita bahas pilihan ternak yang mudah dan murah berikut ini.

1. Ternak Kelinci

usaha ternak yang menguntungkan di desa

Kelinci menjadi rekomendasi pertama untuk usaha ternak yang menguntungkan di desa.

Bagaimana tidak, pemilihan ternak kelinci tidak jauh dari berbagai alasan berikut ini:

  • Ternak kelinci tidak terlalu rumit – Apalagi untuk daerah pelosok dan pedesaan.
  • Tidak perlu beli atau sewa tanah  – Kamu bisa melakukannya di sekitar rumah untuk ternak skala kecil.
  • Bisa budidaya skala besar dan kecil – Menyesuaikan kemampuan finansial.
  • Reproduksi kelinci tergolong cepat – Induk kelinci bisa 4-6 kali kawin setahun, sekali persalinan bisa menghasilkan 1 – 6 ekor anak kelinci.
  • Kotoran kelinci memiliki peluang – Untuk pakan ayam atau pupuk,
  • Peluang untuk ternak kelinci hias – Banyak orang yang tertarik memelihara kelinci untuk hewan peliharaan,
  • Kandungan gizi kelinci tergolong tinggi – daging kelinci memiliki gizi lebih baik daripada kambing.

Melihat berbagai alasan yang cukup menguntungkan di atas, tidak ada salahnya jika kamu ingin memulai bisnis ternak paling cepat panen dan menguntungkan yang satu ini. 

2. Ternak Ikan Lele

Ternak lele ternyata juga memiliki peluang yang cukup bagus, lho. Mengapa begitu? 

Salah satu alasannya adalah karena kamu hanya memerlukan waktu 3 bulan saja sampai lele siap panen.

Adapun estimasi dan seluruh biaya untuk ternak lele juga cukup terjangkau, sebagaimana rincian berikut:

  • Bibit lele 4000 ekor dengan harga Rp 450 : Rp 1,8 juta
  • terpal untuk 4 kolam @ Rp 100 ribu : Rp 400.000
  • Peralatan Rp 200 ribu
  • Seang air dan ember 4 buah Rp 165 ribu.

Total modal awal yang kamu perlukan adalah Rp 2,565 juta. Sementara biaya bulanan  untuk operasional selama 3 bulan yaitu Rp 3,27 juta.

Jika per kilo terdapat 10 lele, maka total panen yang akan kamu peroleh yaitu 400 kg. Jika harga per kilogram adalah 21 ribu, maka total penjualan adalah Rp 8,4 juta.

Dengan demikian, estimasi keuntungannya adalah Rp 8,4 juta – Rp 5,8 juta (seluruh modal) = Rp 2,52 juta. 

Jika tertarik dengan bisnis ternak ikan lele, kamu bisa mempelajari terlebih dahulu bagaimana cara ternak ikan lele.

3. Ternak Jangkrik

ternak cepat panen dan menguntungkan

Jika di sekitarmu banyak yang memelihara burung atau peternak burung, ternak jangkrik bisa jadi contoh ternak paling cepat panen dan menguntungkan, lho.

Jangkrik juga bisa menjadi salah satu pilihan untuk ternak cepat panen dan menguntungkan. Estimasi waktu untuk panen yaitu sekitar 30-35 hari sekali.

Bagaimana dengan besarnya modal? Berikut rincian dan estimasinya:

  • Bibit jangkrik (telur jangkrik) Rp 250 ribu per kilogram;
  • Box jangkrik Rp Rp 250 ribu;
  • Makanan jangkrik berupa voer ayam 50 Kg Rp 340 ribu;
  • Pakan tambahan Rp 90 ribu untuk 30 hari.

Total modal yang kamu butuhkan yaitu Rp 930 ribu.

Untuk simulasi keuntungan, anggap saja kamu bisa menghasilkan ternak jangkrik kurang lebih 80 kg. Dengan harga rata-rata per kilogram yaitu Rp 35 ribu, maka hasil penjualan yang kamu peroleh mencapai Rp 2,8 jutaan. 

Dengan demikian, keuntungan ternak jangkrik ini bisa mencapai Rp 1,8 jutaan. Tertarik mencoba ternak modal 1 juta dengan budidaya jangkrik?

Baca juga: Usaha Peternakan yang Menjanjikan

4. Ternak Cacing

bisnis budidaya unik

Cacing menjadi salah satu pilihan bisnis budidaya unik dengan omset yang cukup tinggi.

Banyak sektor bisnis yang membutuhkan cacing. Misalnya seperti peternakan unggas dan ikan. Kamu bisa memanfaatkan peluang ini untuk mencoba bisnis ternak paling cepat panen dan menguntungkan.

Ternak cacing tidak membutuhkan waktu yang lama. Kamu bisa melakukan panen setelah cacing berusia 40 hari. 

Fakta menariknya, setiap 100 ekor cacing tanah bisa menghasilkan kurang lebih 100.000 cacing dalam kurun waktu satu tahun. Sepasang cacing biasanya akan menghasilkan koloni telur dan akan menetas dalam waktu 2 minggu.

Apakah kamu tahu? Harga jual cacing ternyata juga cukup tinggi, lho!

Setiap kilogram cacing bisa mencapai harga Rp 40 ribu sampai Rp 100 ribu. Ini disesuaikan dengan jenis cacing yang kamu ternak yang meliputi:

  • Cacing tanah putih pakan ikan,
  • Cacing tanah liger,
  • Cacing tanah susu fosfor, dan masih banyak lagi jenisnya. 

Bagaimana? Tertarik untuk membuka ternak paling cepat panen yang satu ini?

5. Ternak Entok

Ada banyak alasan yang membuat kamu harus mencoba bisnis ternak paling cepat panen dan menguntungkan yang satu ini.

  • Entok memiliki daya tahan tubuh lebih baik dari berbagai jenis unggas lain,
  • Harga jual tergolong tinggi,
  • Entok makan lebih rakus, sehingga proses penggemukan lebih cepat,
  • Panen 3 sampai 4 bulan.

Sejauh ini, peternakan entok memang tidak sebanyak ternak unggas lainnya, seperti ayam. Jika kamu tertarik dengan bisnis ternak paling cepat panen dan menguntungkan ini, kamu juga harus tahu bagaimana perawatannya.

  • Memberi pakan konsentrat saat usia 1 sampai 2 minggu,
  • Usia 1 bulan, anak entok bisa mulai dikeluarkan dari kandang untuk lingkungan yang lebih besar.
  • Memberi pakan wajib dengan air,
  • Vaksinasi untuk flu dan pilek yang umum menyerang entok.

Meskipun daya tahannya lebih kuat, flu dan pilek merupakan dua penyakit yang umum menjangkiti entok. Oleh sebab itu, perlu adanya vaksinasi.

6. Ternak bebek

Bebek bisa menjadi pilihan lain jika kamu ragu menjadikan entok sebagai pilihan ternak paling cepat panen dan menguntungkan. Apalagi bebek ternak juga lebih familiar untuk masyarakat indonesia.

Selain itu, tentu saja ada berbagai alasan lainnya mengapa sebaiknya kamu ternak bebek.

  • Kandang anti ribet karena berbeda dari kandang ayam, sehingga tidak perlu membuat kandang dengan desain bertingkat. Cukup manfaatkan tanah kosong dan beri pagar bambu, dan atap berupa terpal.
  • Hemat biaya pakan karena bisa kamu ajak ke sawah habis panen.
  • Tahan Penyakit, meski harus tetap diberi vaksin untuk daya tahan tubuh yang lebih baik.

Bagaimana? Sudah siap mencoba usaha ternak cepat panen dan menguntungkan yang satu ini?

7. Ternak Ikan Hias

ternak menguntungkan di lahan sempit

Dari telur sampai siap panen, ikan hias umumnya memerlukan waktu 1 sampai 3 bulan perawatan. Ini menjadi salah satu pilihan terbaik bisnis ternak menguntungkan di lahan sempit.

Sayangnya, memelihara ikan hias tidak bisa tergesa-gesa. Kamu harus tetap memperhatikan dan merawatnya dengan baik sebelum menjualnya. 

Ada setidaknya 5 langkah yang sebaiknya kamu lakukan dalam budidaya ikan hias, yaitu:

  • Mempersiapkan tempat aquarium,
  • Memilih jenis ikan yang spesifik,
  • Memenuhi nutrisi dan makanan,
  • Melakukan perawatan sebaik mungkin, 
  • Memperhatikan tahapan reproduksi untuk penambahan jumlah yang semakin besar.

Ketika sedang viral dan ngetrend, harga per ekor ikan hias biasanya akan melonjak. Ini bisa kamu jadikan peluang usaha. Apalagi budidaya ikan juga menjadi salah satu cara mengaplikasikan hobi merawat ikan.

8. Ternak Burung Berkicau

ternak burung yang menguntungkan 2021

Ada banyak pilihan burung bersuara merdu di Indonesia. Begitu pun dengan peminatnya.

Kamu bisa memanfaatkan ini sebagai bisnis ternak paling cepat panen dan menguntungkan. Apalagi beberapa jenis burung berkicau memiliki perawatan yang mudah.

Selain itu, jenis-jenis burung berkicau juga ada yang memiliki harga tinggi. Entah karena memang sedang tren atau karena jenis burungnya yang memiliki kelebihan khusus.

Beberapa contoh ternak burung yang menguntungkan 2022 adalah sebagai berikut:

  • Ternak Burung Kacer,
  • Burung Cucak Rowo,
  • Burung Lovebird,
  • Burung Murai Batu,
  • Burung Jalak Suren, dan masih banyak lagi. 

Berbeda dari jenis ternak lainnya, kamu harus memberi perhatian lebih untuk ternak burung. Maka dari itu, ternak burung akan lebih cocok untuk orang dengan basic pecinta burung.

9. Ternak Ayam Broiler

ternak 1 bulan panen

Ayam Broiler, atau ayam pedaging bisa menjadi opsi ternak 1 bulan panen dengan keuntungan cukup besar.

Ada setidaknya 7 keuntungan dari ternak ayam Broiler yang bisa kamu peroleh, yaitu:

  • Permintaan pasar cenderung meningkat,
  • Memiliki keuntungan yang cukup besar,
  • Pemeliharaan cukup simple,
  • Kenaikan berat yang sangat cepat,

Dengan kenaikan berat yang sangat cepat, ternak ayam Broiler hanya memakan waktu 30-35 hari. Untuk berat rata-ratanya mencapai 1,5-2 kg per ekor. 

Apakah kamu tertarik membuka usaha ternak 1 bulan panen dengan ayam pedaging?

Pelajari juga: 6 Cara Ternak Ayam Petelur Skala Kecil yang Menguntungkan

10. Ternak Kroto

Meskipun banyak orang yang tahu bahwa kroco merupakan salah satu ternak paling cepat panen dan menguntungkan, nyatanya masih sedikit orang yang terjun ke dalamnya.

Ada banyak alasan mengapa peluang ternak kroto masih terbuka, di antaranya:

  • Pasokan kroto di pasar masih belum memadai karena sarang kroto di alam yang sedikit,
  • Pecinta burung kicauan semakin bertambah,
  • Masih banyak orang yang belum berhasil melakukan ternak kroto,
  • Tidak memerlukan biaya operasional yang besar.

Salah satu tips yang bisa membuat kamu double untung saat mencoba ternak paling cepat panen dan menguntungkan ini adalah dengan melakukan budidaya sayuran sekaligus.

Semut rangrang yang memproduksi kroto akan melakukan simbiosis mutualisme dengan sayuran organik. Semut rangrang akan mendapat makanan dan tanaman akan terhindar dari hama. Inilah yang membuat kamu bisa mendapat keuntungan dua kali lipat.

Pada dasarnya, pilihan ternak paling cepat panen dan menguntungkan ada banyak macamnya. Namun,

“Secepat apa pun usaha ternak yang kamu inginkan, semua tidak ada hasilnya tanpa niat sungguh-sungguh dan kerja keras.”

Maka dari itu, kamu perlu mempelajari apa saya yang menjadi kebutuhan dan keperluan bisnis ternak paling cepat panen dan menguntungkan.

1 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like