Ternak Ayam Modal 500 Ribu, Ini Rincian dan Cara Memulainya

Ternak Ayam Modal 500 Ribu
Ingin beternak ayam dengan modal 500 ribuan? Berikut ini rincian modal, cara memulai ternak ayam modal 500 ribu dan perolehan keuntungannya.

Thecronutproject.com – Berwirausaha merupakan solusi tepat untuk menambah penghasilan. Tidak perlu menunggu modal besar, dengan uang simpanan 500 ribu pun kamu sudah bisa memulai usaha yang menghasilkan dengan cepat. Salah satunya dengan berbisnis ternak ayam modal 500 ribu.

Ternak ayam hingga kini masih memiliki peluang yang sangat bagus karena kebutuhan masyarakat akan asupan daging ayam terus meningkat.

Hal ini terlihat dari seringnya para ibu rumah tangga memesan daging ayam, hingga maraknya gerai atau restoran menawarkan menu makanan berbahan dasar ayam. Sehingga bisa dipastikan bisnis ini menawarkan peluang besar, baik kini maupun di masa mendatang.

Namun, apakah bisa ternak ayam modal 500 ribu saja? Tentu saja bisa. Berikut kami jabarkan rincian modal dan cara memulainya bagi pemula. Lengkap dengan keuntungan dan tips agar usaha ternak ayam dapat berlangsung jangka panjang.

Rincian Modal 500 Ribu untuk Berbisnis Ternak Ayam

Usaha ternak ayam

Rincian modal berikut ini khusus bagi pemula dengan keterbatasan dana. Namun, jika digeluti dengan serius, bisnis ternak ayam kecil-kecilan ini bisa berkembang menjadi besar.

Inilah beberapa hal yang bisa kamu dapatkan dengan modal 500 ribu untuk memulai usaha ternak ayam.

Rincian Modal 500 Ribu Berbisnis Ternak Ayam
*harga tiap daerah bisa berbeda-beda

Itulah tadi rincian modal Rp 500 ribu yang masih menyisakan modal Rp 30 ribu. Untuk mempermudah kamu menjalani usaha ini, berikut kami berikan petunjuk cara memulai usaha ternak ayam dengan modal 500 ribu, lengkap dengan penjelasannya.

Baca juga: 6 Usaha Ternak Modal 300 Ribu yang Menguntungkan

Cara Memulai Ternak Ayam Modal 500 Ribu

Jika sudah mengetahui estimasi modalnya, berikut ini langkah selanjutnya:

1. Beli Ayam Indukan

Dalam memulai usaha ini, kamu memerlukan indukan jago dan babon. Jago merupakan jenis ayam terpopuler di Indonesia untuk menyebutkan ayam jantan. Ciri-cirinya yaitu memiliki jalu yang panjang, jengger yang besar, dan ekor yang menjuntai, serta berukuran lebih besar dari ayam betina.

Sementara itu, ayam babon (betina) relatif kecil, berjalu pendek atau nyaris tidak terlihat, berjengger kecil, serta berbulu pendek. Babon paling bagus untuk beternak ayam bisa kamu pilih dari ras Bangkok, yakni ayam berkualitas tinggi dari indukan babon negara Thailand.

Indukan jago dan babon dapat dengan mudah ditemukan di pasar tradisional. Selain itu, kini banyak penjual ayam yang menawarkan pengiriman online melalui marketplace, seperti Tokopedia, Blibli, dan lainnya.

Dengan modal Rp 350 ribu, kamu bisa mendapatkan 1 ekor jago dan 2-3 ekor babon Bangkok.

2. Siapkan Pakan

Ternak ayam modal 500 ribu sudah mencangkup biaya pakan sebagai makanan ayam agar mendapatkan asupan yang cukup. Salah satu pakan yang direkomendasikan adalah dedak. 

Dedak merupakan pakan ayam yang dicampur dengan konsentrat pabrikan dan jagung giling. Jenis pakan ini sangat bagus untuk ayam, terutama jenis ayam ternak. Hal tersebut dikarenakan, jenis pakan dedak memiliki kandungan asam amino tinggi yang sangat baik bagi pertumbuhan ayam. 

3. Sediakan Kandang Anak Ayam DOC

Hal berikutnya yang perlu dipersiapkan ialah kandang anak ayam DOC. Ini merupakan kandang ayam yang dikhususkan untuk anak ayam starter, yang usianya sekitar 1,5 bulan. 

Model kandang ayam DOC berukuran 70 cm x 50 cm x 50 cm. Di Dalamnya, terdapat lampu untuk menjaga ayam tetap hangat agar tidak mudah mati, serta terdapat tempat makan dan minum.

Kandang ini biasanya dijual dengan harga Rp 100 ribuan. Namun, dengan modal utama senilai RP 500 ribu, kamu belum bisa membeli kandang baru.  Solusinya, kamu bisa memilih cara alternatif, yaitu membuat kandang DOC sendiri menggunakan kardus bekas.

Sementara itu, untuk pemanas kandang ayam bisa menggunakan lampu bohlam yang dijual khusus untuk menghangatkan ayam, yang mana bisa dengan mudah kamu dapatkan melalui toko online.

Dengan biaya Rp 40 ribu, kamu bisa mendapatkan perlengkapan piranti DOC yang meliputi lampu bohlam, jack, kabel, dan fitting. Biaya tersebut sudah termasuk tempat makan dan minumnya.

Baca juga: Cara Ternak Ayam Petelur Skala Kecil yang Menguntungkan

4. Indukan Tidak Perlu Kandang

Ayam induk tanpa kandang masih bisa hidup. Jadi, tidak dikandangi pun tidak masalah. Ini disebut sebagai sistem pemeliharaan alami. 

Jika ingin tetap dikandangi namun terbatas biaya, kamu bisa membuatnya sendiri. Tidak perlu keahlian khusus untuk membuat kandang ayam indukan. Kamu hanya perlu kreatifitas saja. Cukup dengan kayu-kayu yang ditemukan di kebun, kemudian dibentuk menyerupai kandang dengan paku. 

Keuntungan Ternak Ayam Bermodalkan 500 Ribu

Tadi sudah dijelaskan mengenai modal dan cara memulainya. Lantas, berapa keuntungan yang didapat dari ternak ayam modal 500 ribu tadi?

Satu ayam babon bisa menghasilkan antara 7-12 telur. Dikali 3 ekor indukan babon menjadi sekitar 21-36 telur. Jumlah tersebut belum termasuk perkiraan akan menetas sampai hidup.

Dari 21 telur, yang akan menetas minimal 18 telur. Bagi pemula, tentu lumrah mengalami kegagalan sehingga bisa diperkirakan yang hidup sekitar 15 ekor itik.

Nah, dari 15 ekor tadi bisa dibesarkan sampai umur 21 hari, kemudian dijual dengan harga Rp 8-15 ribu per ekornya. Jadi, total keuntungannya adalah 15 ekor x Rp 8-15 = Rp 120-225 ribu.

Untuk maksimal 36 telur yang dihasilkan babon, diperkirakan akan menetas 25 telur dan 20 ekor yang hidup. Jika dijual, maka keuntungan tadi menghasilkan Rp 160-300 ribu.

Berikut rincian keuntungan dari ternak ayam modal 500 ribu:

Keuntungan dari ternak ayam modal 500 ribu

Tips Ternak Ayam Modal Kecil

Berikut adalah tips tambahan dalam beternak ayam bagi pemula yang terkendala karena masalah biaya.

  • Jangan jual ayam itik yang sudah berusia 21 hari. Sisakan minimal 2 untuk investasi menjadi induk baru.
  • Untuk menghemat biaya pakan ayam indukan, kamu bisa memberikan nasi atau sayur basi, daun singkong dan kangkung sebagai makanan selingan.
  • Bila dana modal sangat minim lebih rendah dari Rp 500 ribu, kamu bisa mengakalinya dengan cara menyewa indukan orang lain. Kemudian, hasil telur dibagi menjadi dua.

Itulah tadi informasi lengkap mengenai rincian dana dan cara memulai ternak ayam modal 500 ribu. Keuntungannya jelas, terlebih jika jumlah ayam indukan bertambah. Terapkan juga tipsnya agar lancar dalam menjalankan usaha ternak ayam yang jangka panjang. Selamat mencoba.

0 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like