Portofolio Pekerjaan: Pengertian dan Contoh Portofolio Pekerjaan

Portofolio pekerjaan
Kurang memahami tentang portofolio? Simak materi pengertian portofolio pekerjaan, jenis, contoh portofolio kerja dan panduan cara membuatnya dengan sangat mudah

Thecronutproject.com – Apakah Kamu merasa kesulitan saat mencari pekerjaan? Coba untuk pelajari apa itu portofolio kerja, contoh portofolio pekerjaan dan cara membuatnya untuk mendapatkan peluang yang lebih baik.

Mencari pekerjaan bukanlah hal yang mudah, Kamu harus bersaing dengan ribuan orang lainya.

Oleh karena itu, setiap orang harus memiliki nilai lebih agar bisa bersaing dalam persaingan yang ketat. Melampirkan portofolio kerja adalah salah satu caranya. 

Apakah kamu sudah melakukannya? 

Pengertian Portofolio Kerja

Portofolio pekerjaan merupakan kumpulan dari contoh pekerjaan yang dilakukan untuk menunjukan kapabilitas seseorang.

Tentunya, hanya pekerjaan terbaik yang akan dimasukkan dalam portofolio sehingga mampu membuat penerima kerja menjadi yakin dengan kualitas seseorang. 

Jenis portofolio yang dibuat oleh para pencari kerja cukup beragam mulai dari online portfolio, portofolio kertas atau keduanya. Membuat portofolio mampu meningkatkan peluang Kamu untuk dilirik oleh perusahaan impian. 

Lalu, apakah sebenarnya CV dan portofolio pekerjaan adalah hal yang sama? 

Ternyata kedua hal ini berbeda, meskipun keduanya merupakan dokumen penting yang dibutuhkan untuk melamar kerja.

CV merupakan suatu dokumen yang menggambarkan secara umum pengalaman seseorang dan kualifikasi lainnya yang dibutuhkan untuk mengisi satu lowongan. 

Sedangkan portofolio lebih fokus untuk memberikan informasi mengenai hasil pekerjaan maupun karya yang sudah dibuat. 

Hal-hal yang Harus Dimuat Dalam Portofolio

Sebelum mengetahui contoh portofolio pekerjaan, terdapat beberapa format portofolio yang bisa kamu jadikan acuan untuk membuat portofolio yang terstruktur.

Berikut ini adalah beberapa hal yang harus dimuat dalam portofolio

1. Membuat daftar isi 

Bagian pertama yang dibuat ialah daftar isi portofolio yang akan memudahkan para pembaca untuk mengetahui gambaran besar portofolio. Para pembaca akan lebih mudah menemukan hal yang menarik yang ada pada portofolio tersebut. 

Untuk mendukung pembuatan daftar isi, maka buatlah kerangka portofolio yang rapi dan tersusun.

Susunlah kerangka portofolio berdasarkan daftar isi yang dibuat, hal ini akan menambah nilai positif pada dirimu. Kamu bisa membuat format portofolio lamaran kerja doc sehingga mudah untuk disesuaikan isinya.

2. Melampirkan riwayat hidup 

Selain mengetahui karya dan pekerjaan yang dibuat, klien maupun recruiter juga  harus mengetahui siapa dirimu. Oleh karena itu lampirkan riwayat hidup maupun resume singkat untuk menggambarkan hal hal personal. 

Isi dari riwayat hidup singkat tersebut diantaranya ialah latar belakang pendidikan, kemampuan serta pengalaman kerja.. Kamu juga bisa menulis pencapaian yang berhubungan dengan portofolio yang dibuat. 

3. Uraikan tujuan kedepan 

Tuliskan secara singkat tentang apa saja hal hal yang menjadi tujuan dan target Kamu baik dalam jangka pendek dan panjang.

Hal ini cukup penting untuk dibuat sehingga pembaca dapat menilai bahwa Kamu adalah seorang visioner yang sudah tahu apa yang ingin dilakukan. 

Tujuan jangka pendek dibuat dalam kurun waktu 2 tahun kedepan dan jangka panjang hingga 10 tahun kedepan.

Kamu juga bisa menguraikan etika kerja serta filosofi kerja yang selama ini dipegang dalam melakukan berbagai pekerjaan. 

4. Menguraikan lebih rinci keterampilan dan pengalaman 

Meskipun telah disinggung pada bagian riwayat hidup, namun Kamu harus menjelaskan secara detail mengenai kemampuan dan pengalaman yang dimiliki. Hal ini bisa dimulai dari awal ketertarikan terhadap bidang yang digeluti saat ini. 

Tambahkan juga kemampuan kemampuan yang mendukung portofolio serta dari mana kamu belajar mengenai hal tersebut. Baik ilmu dan kemampuan itu didapatkan dari pendidikan formal maupun non formal. 

Baca juga: Contoh surat pengalaman kerja

5. Sertakan hasil karya yang telah dibuat 

Salah satu hal yang sangat penting dalam portofolio ialah lampiran dari hasil karya dan pekerjaan yang telah dibuat. Para klien akan semakin yakin dengan kemampuan yang dimiliki jika disertai dengan bukti yang kuat. 

Lampiran dari portofolio ini sangat beragam sesuai dengan bidang dan kemampuan yang ditekuni. Hasil karya tersebut bisa dilampirkan dalam bentuk gambar, tulisan bahkan video. 

6. Melampirkan testimoni dari klien 

Melampirkan portofolio adalah salah satu upaya untuk membuat Kamu Mendapatkan pekerjaan atau project baru. Salah satu cara untuk meyakinkan calon klien adalah dengan memberikan testimoni klien Kamu sebelumnya. 

Sertakan testimoni dari pengguna jasa yang puas akan pekerjaan yang Kamu lakukan. Demi meyakinkan calon klien, tambahkan juga nama lengkap, jabatan serta perusahaan dari pemberi testimoni. 

Contoh Portofolio Pekerjaan 

portofolio kerja

Sedang mencari contoh portofolio lamaran kerja yang tepat? Berikut ini adalah contohnya berdasarkan struktur yang sudah dijelaskan sebelumnya 

Contoh Portofolio 

Daftar Isi

  1. Pernyataan Kepemilikan
  2. Informasi Pribadi 
  3. Resume 
  4. Contoh Pekerjaan 
  5. Evaluasi dan Testimoni 

Pernyataan Kepemilikan

Portofolio ini berisi informasi pribadi dan dokumen dokumen pendukung. Tak satupun dari dokumen yang terkandung di dalamnya akan difotokopi atau digandakan tanpa izin tertulis.

Saya menyatakan bahwa semua informasi dalam portofolio ini benar dan lengkap.

Tertanda 
Agus Mulyono

Informasi Pribadi

Seorang fotografer yang telah menyelesaikan pendidikan di jurusan komunikasi peminatan penyiaran, Universitas Mardani. Telah mengikuti berbagai pelatihan fotografer dan mengambil kelas singkat di Sekolah Fotografer Joe Richard. 

Memiliki pengalaman menjadi fotografer konser musik selama 4 tahun dan menjadi fotografer pernikahan selama 3 tahun. Kemampuan fotografi juga dilengkapi dengan kemampuan editing dan videografi yang baik. 

Resume 

Agus Mulyono 

Seorang fotografer yang percaya diri dan telah terjun di dunia fotografi selama 7 tahun baik sebagai profesional maupun freelance. Dengan pengalaman yang dimiliki diberbagai bidang fotografi dapat menjalankan segala pekerjaan fotografi dengan cepat dan efektif. 

Mengutamakan foto digital dengan kualitas tinggi dan terbiasa memilih serta mengatur pencahayaan serta teknis lapangan lainnya. Sangat mengutamakan komunikasi dengan tim lain untuk menciptakan suasana kerja nyaman. 

Memiliki tujuan jangka pendek yakni membuat pameran dari hasil jepretan yang pernah saya buat. Sedangkan jangka panjang ingin berkeliling dunia untuk mengabadikan berbagai peristiwa dunia.

Riwayat Pendidikan 
Universitas Mardani, Ilmu Komunikasi, 2012

Kemampuan 

  • Pengetahuan teknis tentang teknologi kamera 
  • Komunikasi yang baik dengan orang lain 
  • Berpengalaman pada semua jenis fotografi 

Pengalaman Kerja 

  • Photografer di Wedding Organizer (2015 – sekarang)
  • Photografer di Ayo Konser (2012-2015)

Contoh Pekerjaan 

Testimoni Dari Klien 

Pekerjaan Agus sangatlah cepat dan baik sehingga dia mampu untuk mengabadikan momen dalam waktu yang singkat. Suasana konser yang hidup dapat dirasakan dalam sebuah foto” -Bima Andika, Dept of Marketing Konser Melangkah-

“Momen bahagia pasangan diabadikan dengan baik tanpa mengganggu acara bahagia kami dan keluarga” Ayudia – Artis 

Itulah contoh dari portofolio yang bisa Kamu buat, tentunya bisa disesuaikan dengan kebutuhan sehingga lebih berkualitas. 

Cara Membuat Portofolio Pekerjaan 

Surat pengalaman kerja

Semua orang bisa saja membuat portofolio, namun apakah semua portofolio tersebut berkualitas? Untuk bersaing dengan ribuan orang lainnya, maka Kamu harus membuat portofolio yang mengesankan. 

Berikut ini adalah beberapa tips untuk membuat portofolio menjadi semakin menarik 

  • Pilih karya terbaik 

Pilihlah karya dan hasil kerja terbaik yang pernah Kamu lakukan untuk dimasukkan ke dalam portofolio.

Meskipun memang semua pekerjaan dilakukan dengan maksimal, namun pasti ada hasil yang terbaik diantara yang baik. Jangan masukkan semua hasil kerja yang pernah dilakukan sebelumnya. 

Jika terdapat beberapa hasil kerja yang menurutmu tidak terlalu baik namun dipaksa dilampirkan, hal ini justru merugikan kamu.

Ingatlah pekerjaan mana saja yang mendapatkan penilaian terbaik dari klien dan mampu menunjukkan semua potensi dan kemampuan. 

  • Buat portofolio yang nyaman dan mudah dipahami 

Buatlah portofolio dengan tampilan yang sederhana dan mudah dipahami oleh para pembaca khususnya pemberi kerja.

Jika membuat portofolio dalam bentuk offline, maka perhatikan pemilihan warna dan juga tata letak tulisan. Pastikan komposisi warna, bentuk tulisan dan gambar lainnya sudah tepat. 

Selain membuat portofolio secara offline, kini banyak para pekerja yang juga membuat dalam versi online.

Cara membuat portofolio online ialah dengan memanfaatkan website gratis maupun berbayar. Buatlah website yang mudah digunakan oleh para pengunjung dan tidak terlalu banyak berpindah halaman. 

  • Masukkan hanya portofolio terbaru 

Meskipun kamu sudah lama menekuni bidang ini dan memiliki banyak hasil kerja yang pernah dibuat, namun usahakan lampirkan hasil kerja terbaru.

Jangan memasukkan portofolio yang sudah lama dan terlebih tidak relevan dengan keadaan dan kebutuhan industri saat ini. 

Masukkan portofolio pekerjaan terbaru yang berumur maksimal tiga tahun belakangan ini. Jika memasukkan banyak portofolio terbaru, maka calon klien akan menilai bahwa Kamu akan lebih mudah mengerti situasi saat ini

Langkah Membuat Portofolio Online 

Sebelumnya telah disinggung bahwa terdapat dua jenis portofolio yang bisa dibuat yakni offline dan online.

Bagi kamu yang memiliki kemampuan dan pekerjaan dibidang teknologi, membuat portofolio online dapat meningkatkan nilai. 

Berikut ialah beberapa hal yang harus diperhatikan dalam membuat portofolio online

1. Pastikan memilih situs domain yang profesional dan sederhana 

Dalam pemilihan website dan nama domain pilihan nama yang membuat Kamu terlihat lebih profesional.

Jangan menggunakan nama nama yang terlalu santai dan menggunakan angka, alangkah lebih baik jika menggunakan nama sendiri sebagai domain.

2. Tampilan beranda website rapi 

Beranda atau halaman awal website tentunya menjadi bagian yang pertama kali dilihat oleh para calon klien dan pemberi kerja.

Dengan memilih aplikasi atau website portofolio online gratis, Kamu bisa mengatur tampilan website menjadi lebih rapi. 

Buatlah first impression yang baik saat pertama kali calon klien membuka website Kamu. Terutama pada pekerja dibidang desain, fokuskan pada gaya gambar pemilihan warna yang menunjukkan keahlianmu. 

3. Perhatikan navigasi 

Selain tampilan yang indah dilihat, navigasi juga merupakan hal penting dalam pembuatan portofolio online. Hal ini untuk memudahkan para pengunjung melihat lihat website Kamu dan mencari apa yang mereka butuhkan. 

Jika pada portofolio offline seseorang akan mudah untuk langsung membalikan halaman, maka hal ini juga bisa diaplikasikan ke portofolio online. Ciptakan navigasi yang mempermudah para pengunjung untuk menggunakannya. 

Manfaat Portofolio Untuk Mencari Kerja, Apa Saja? 

Pernahkah Kamu bertanya tanya mengapa harus membuat portofolio yang cukup sulit? Tentunya, terdapat manfaat yang sangat penting baik untuk melamar pekerjaan maupun meningkatkan kualitas diri sendiri. 

Berikut adalah manfaat pembuatan portofolio yang bisa didapatkan bagi pelamar kerja 

1. Perusahaan mampu menilai kemampuan kamu lebih mudah 

Keuntungan pertama membuat portofolio bagi pelamar kerja ialah untuk membuat proses pelamaran kerja menjadi lebih mudah, mengapa?

Hal ini dikarenakan perusahaan mampu menilai kemampuan kandidat dengan lebih mudah jika pelamar membawa portofolio. 

Portofolio dapat menggambarkan kemampuan dengan lebih nyata dibandingkan hanya dengan melakukan wawancara saja.

Oleh karena itu terus lakukan pembaruan dan pastikan portofolio yang diberikan kepada HRD merupakan yang terbaik. 

2. Membuat arsip pekerjaan menjadi lebih baik 

Selama ini telah melakukan berbagai pekerjaan namun tidak memiliki arsip sehingga sulit untuk menemukannya kembali?

Ketika jika kamu membutuhkan arsip dan dokumen pekerjaan tersebut sulit sekali rasanya untuk menemukannya. 

Oleh karena itu, pembuatan portofolio akan membuat Kamu lebih disiplin dalam menyusun dan merapikan berbagai karya yang telah dibuat.

Dengan pengarsipan yang lengkap dan tersusun, kamu bisa dengan mudah mengelola hasil kerja. 

3. Menjadi parameter pekerjaan 

Tentu setiap orang ingin memiliki peningkatan kemampuan dalam bekerja, oleh karena itu melakukan refleksi diri sangat penting.

Dengan membuat portofolio, maka kamu bisa kembali melihat perjalanan dan hasil karya dari awal hingga saat ini. 

Perhatikan apakah terdapat perkembangan dari sisi kemampuan dan cari apa saja yang seharusnya bisa lebih baik.

Dengan adanya portofolio, kamu menjadi lebih mudah untuk mengetahui apa yang baik dan apa yang perlu ditingkatkan. 

Jenis Pekerjaan yang Membutuhkan Portofolio

Apa saja jenis pekerjaan membutuhkan portofolio untuk melamar suatu posisi pekerjaan? Terdapat beberapa pekerjaan yang membutuhkan portofolio untuk mendukung lamaran pekerjaan.

Bagi kamu yang sedang melamar berbagai posisi di bawah ini, yuk siapkan portofolio kerja terbaikmu. 

1. Jurnalis 

Salah satu pekerjaan yang membutuhkan portofolio untuk mempermudah recruiter melakukan proses seleksi adalah jurnalis.

Saat melamar pekerjaan, Kamu bisa melampirkan contoh tulisan yang dibuat dan disertakan beserta dengan dokumen lainnya. 

Kamu bisa membuat portofolio kerja berupa tulisan yang disimpan dalam bentuk pdf. Sehingga saat melamar secara online bisa langsung dilampirkan dan untuk dokumen offline bisa dicetak terlebih dahulu kapanpun. 

2. Penerjemah 

Pekerjaan dibidang penulisan lainnya yang membutuhkan portofolio ialah penerjemah.

Tidak hanya dituntut untuk mengetahui kosa kata bahasa asing yang baik, namun penerjemah juga harus mengartikannya dalam susunan kata yang tepat. 

3. Ilustrator 

Berbagai pekerjaan dibidang seni membutuhkan portofolio untuk dapat menarik perhatian rekruter maupun klien. Semakin banyak karya yang pernah dibuat tentu akan semakin meyakinkan orang lain untuk menggunakan jasa kamu. 

Sebagai ilustrator, membuat portofolio dan melampirkan berbagai karya yang pernah dibuat sebelumnya sangatlah penting.

Portofolio pekerjaan ini akan dijadikan perusahaan sebagai pertimbangan apakah gaya dalam membuat ilustrasi sesuai dengan yang mereka butuhkan. 

4. Desainer Interior 

Pekerjaan lainnya yang cukup erat hubungannya dengan karya seni ialah desain interior yang mampu menciptakan ruangan menarik.

Kamu bisa mencetak portofolio desain sebelumnya dalam majalah atau buku sehingga mudah dilihat oleh para klien. 

5. Fotografer 

Kehadiran fotografer dalam berbagai kegiatan kini bukanlah hal asing, terlebih di era media sosial saat ini.

Pekerjaan fotografer menjadi salah satu pekerjaan yang cukup menjanjikan, terlebih jika sudah memiliki portofolio yang matang.

Jika ingin menjadi seorang fotografer, maka buatlah portofolio menarik dari hasil jepretan Kamu. Klien kemudian akan melihat apakah hasil foto tersebut sesuai apa yang diinginkan dan dibutuhkan oleh mereka. 

6. Pembuat Website 

Kebutuhan website menjadi hal utama diera digital saat ini, semakin banyak perusahaan dan lini bisnis yang membutuhkan jasa pembuat website.

Sebagai orang yang ahli dibidang IT, tentu Kamu bisa membuat portofolio menarik yang bisa diakses online. 

Jika ada klien yang ingin melihat portofolio dalam bentuk offline, maka kamu bisa mencetaknya di kertas yang menarik.

Tampilkan website yang dibuat dan beberapa bagian penting seperti fitur website, halaman website dan sebagainya. 

Bagaimana, apakah saat ini Kamu sudah memiliki portofolio kerja yang baik dan berkualitas? Segera buat portofolio terbaik untuk mendapatkan pekerjaan impian.

0 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like