Perkiraan Biaya Operasi Lutut (Total Knee Replacement)

Biaya Operasi Lutut

Thecronutproject.com – Operasi lutut atau kerap disebut dengan operasi total knee replacement (TKR) merupakan sebuah prosedur ortopedi yang cukup kompleks.

Pasalnya, diperlukan perhitungan serta keahlian tenaga medis yang tinggi untuk melakukannya, terutama untuk mengangkat bagian tulang dan lutut yang mengalami masalah. Tidak mengherankan jika biaya operasi lutut ini cukup mahal.

Tindakan operasi akan dilakukan dengan tujuan untuk memberikan lapisan pada bagian lutut yang sudah rusak. Partisi yang digunakan dibuat dari bahan plastik atau logam dan dipakai untuk menutupi ujung tulang yang membentuk sendi lutut serta tempurung. Tentu saja, detail operasi akan disesuaikan dengan kondisi lutut pasien.

Perkiraan Besaran Biaya Operasi Lutut (TKR)

Besaran Biaya Operasi Lutut

Seperti yang disinggung di awal, operasi total knee replacement merupakan sebuah prosedur yang cukup rumit. Oleh karenanya, biaya yang diperlukan untuk melakukan tindakan ini cukup mahal.

Meskipun, tentu saja besaran biaya operasi tersebut akan tergantung pada jenis gangguan yang terjadi pada lutut dan detail tindakan yang diambil.

Secara umum, biaya operasi lutut berkisar dari Rp 18.000.000 hingga lebih dari Rp 85.000.000 per lutut. Jika dilihat dari segi nominal, tentu biaya ini bisa dikatakan cukup tinggi.

Selain itu, biaya operasi tentu belum termasuk biaya perawatan pasca operasi yang perlu dilakukan hingga pasien mendapatkan kesembuhan.

Nah, pertanyaan yang kemudian muncul adalah apakah operasi TKR merupakan jenis operasi yang bisa di-cover menggunakan BPJS?

Pemerintah Indonesia dalam hal ini menjelaskan bahwa operasi total knee replacement merupakan salah satu jenis operasi yang termasuk dalam naungan BPJS.

Artinya, pasien akan mendapatkan bantuan dari BPJS untuk mengurangi beban yang harus dibayarkan. Meskipun, besaran bantuan dana yang diterima barangkali berbeda-beda menurut kondisi dan juga detail aturan lainnya.

Kenapa Operasi TKR Perlu Dilakukan?

Operasi TKR adalah tindakan yang perlu dilakukan ketika pasien mengalami kondisi tertentu. Adapun beberapa kondisi yang menjadi dasar kenapa tindakan ini perlu dilakukan adalah:

  1. Osteoarthritis

Osteoarthritis merupakan jenis peradangan sendi yang cukup umum dialami, terutama pada pasien yang sudah berusia lebih dari 50 tahun.

Peradangan pada sendi ini bersifat degeneratif dan disebabkan oleh adanya kerusakan pada bantalan sendi lutut yang semakin tipis. Kondisi ini akan membuat tulang saling bergesekan dan mengakibatkan rasa nyeri.

  1. Arthritis rheumatoid

Kondisi Arthritis rheumatoid juga menjadi sebab kenapa tindakan operasi TKR perlu dilakukan. Pada kondisi ini, lapisan di sekitar sendi lutut akan menebal sehingga menyebabkan peradangan.

Peradangan yang terjadi tersebut akan merusak bantalan sendi yang memunculkan rasa nyeri yang menyakitkan.

  1. Arthritis pasca trauma

Arthritis pasca trauma adalah kondisi peradangan sendi yang disebabkan oleh cedera berat pada bagian sendi lutut. Cedera tersebut menyebabkan rusaknya tulang dan juga ligamen atau sambungan antar tulang. Kerusakan ini akan berdampak pada fungsi dari bantalan sendi.

Beberapa kondisi tersebut merupakan pertimbangan apakah operasi TKR perlu dilakukan. Tentu saja, dokter akan melakukan analisis dan observasi sebelum mengambil tindakan yang diperlukan.

Berapa Lama Proses Penyembuhan Operasi TKR?

Pada umumnya, pasca operasi dilakukan, pasien akan dirawat di ruang inap selama 3 hingga 5 hari.

Setelah itu, jika kondisi membaik, pasien akan dipulangkan dan harus melakukan perawatan pasca operasi.

Kalangan medis mengatakan bahwa pasien kemungkinan bisa berjalan tanpa alat pasca operasi dalam waktu 6 pekan. Namun, pemulihan operasi TKR secara total memerlukan waktu hingga 2 tahun.

0 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like