12 Grosir Barang yang Cepat Laku (+ Perhitungan Keuntungan)

Grosir Barang yang Cepat Laku
Mencari barang grosir yang sedang booming dan laris dipasaran? Berikut ini beberapa grosir barang yang cepat laku disertai modal dan untungnya.

Thecronutproject.com – Menjadi pedagang barang grosir agar mendapat untung besar harus tepat dalam memilih barang atau produk. Untuk yang sedang mencari rekomendasi usaha grosir barang yang cepat laku maka bisa menyimak pembahasan ini hingga usai.

Namun saat ingin menjalankan usaha atau bisnis tentunya kita tidak boleh asal dalam menentukannya, hal tersebut dikarenakan kita harus mengetahui bagaimana strateginya, modal, dan hal-hal lain yang berhubungan dengan usaha tersebut.

Menjadi pedagang grosir tentu harus mengetahui barang yang laku keras dipasaran. Kamu bisa survei di online shop untuk menemukan barang yang lagi booming dan cepat laku.

Di sini juga akan dijelaskan mengenai strategi usaha, modal, perhitungan keuntungan, beserta dengan contoh barang grosir yang untung besar dan cepat laku.

Grosir Barang yang Cepat Laku

Perlu kamu ketahui bahwa apapun model usaha grosir yang ingin kamu pilih, sebaiknya siapkan gudang yang cukup untuk menyimpan barang-barang.

Karena kamu akan menjual barang dengan jumlah yang banyak, maka dari itulah tempat penyimpanan yang cukup dan bahkan besar tentunya akan sangat dibutuhkan.

Mengenai apa saja grosir barang yang cepat laku, bisa kamu lihat di poin pembahasan di bawah ini.

1. Bahan Jahit dan Kerajinan Tangan

Bisnis Kerajinan Tangan

Untuk bahan jahit dan kerajinan tangan ini memang bukan hanya pakaian saja yang bisa kamu jual, grosir barang juga bisa berupa alat serta bahan untuk menjahit seperti jarum, benang, kain, karet, mesin jahit, renda, dan lain sebagainya.

Untuk grosir bahan kerajinan tangan bisa dimulai dari hobi menjahit kamu. Menjahit juga merupakan salah satu usaha sampingan ibu rumah tangga yang menguntungkan.

Strategi Usaha                                      

Beberapa strategi usaha yang bisa diterapkan:

  • Pilih lokasi yang strategis
  • Selalu update trend fashion terkini
  • Lakukan promosi di media sosial
  • Melakukan kerjasama dengan usaha jahit lainnya
  • Jual beli di platform online
  • Berikan pelayanan yang terbaik ke para pelanggan
  • Memaksimalkan kinerja dari pegawai

Untuk modal awal memang masih terbilang “ramah di kantong”, yang mana kamu bisa mengeluarkan modal sebesar Rp5,5 juta.

Modal tersebut bisa digunakan untuk membeli mesin jahit, benang, jarum, meteran, dan berbagai alat jahit lainnya.

Namun jika kamu ingin langsung membuka usaha dalam skala besar tentu modal tersebut bisa diperbesar lagi jumlahnya.

Perhitungan Keuntungannya

Keuntungan juga terbilang lumayan, karena dengan modal Rp5,5 juta tersebut kamu sudah bisa mendapatkan keuntungan berkali-kali lipat.

Belum lagi jika kamu juga membuka usaha jasa menjahit atau membuat kerajinan tangan, bahkan dalam sebulan kamu bisa mendapatkan belasan juta rupiah.

2. Grosir Beragam Pakaian

Ada banyak sekali jenis usaha pakaian yang bisa kamu coba, namun kamu juga dapat berfokus ke salah satu jenis pakaian.

Misalnya saja baju bayi, baju laki-laki, baju perempuan atau laki-laki, baju ibu hamil, dan lain sebagainya. Ini juga bisa menjadi ide barang yang cepat laku dijual online.

Semuanya itu bisa kamu lakukan asal mengikuti tren terkini, jika dilakukan dengan tekun maka menjadi grosir barang yang cepat laku.

Strategi Usaha

Beberapa strategi usaha yang bisa diterapkan:

  • Menentukan ciri khas usaha
  • Melakukan survey harga secara rutin
  • Berikan promosi dan diskon
  • Update model fashion terkini
  • Memberikan harga grosir
  • Gunakan internet untuk pemasaran
  • Berikan pelayanan terbaik
  • Buat display yang menarik

Jika kamu ingin membuka usaha di toko offline tentunya perlu mengeluarkan modal yang lebih besar, untuk sewa toko per tahun sekitar 10 hingga 20 juta per tahunnya (tergantung lokasi).

Biaya renovasi dan penataan ruangan toko sekitar Rp 2 juta.

Peralatan yang dibutuhkan nota, etalase, gantungan, rak dinding, patung manekin, plastik, kursi, dan meja membutuhkan biaya Rp 4 juta.

Dan membeli pakaian untuk usaha grosir pakaian setidaknya Rp8 juta.

Tapi jika kamu membuka grosir pakaian secara online, kamu bisa skip biaya sewa toko dan penataan ruang, semua itu diganti perlengkapan live streaming seperti ring light dan smartphone dengan spek kamera mumpuni sekitar Rp 5 jutaan.

Perhitungan Keuntungannya

Dari modal Rp 8 juta setidaknya kamu akan mendapatkan kurang lebih 100 pcs baju dengan kualitas premium (karena kamu membeli secara partai).

Kemudian kamu bisa menjualnya dengan harga Rp 110.000-Rp 150.000 tergantung jenis pakaian (dihitung rata-rata @ Rp 120.000).

Keuntungan Kotor = Penjualan – Modal

Laba Kotor = (Rp 120.000 x 80) – Rp 8.000.000

Laba Kotor =  Rp 9.600.000

Untuk laba bersih silahkan kurangi dengan biaya operasional yang dikeluarkan, seperti nota dan paket data jika kamu lebih memilih berjualan secara online.

3. Grosir Buah

Grosir buah

Membuka usaha grosir buah bisa menjadi pintu rezeki untuk kamu. Pasalnya, hampir semua orang membutuhkan buah sebagai makanan pelengkap harian. Untuk variannya juga cukup beragam, mulai dari murah seperti buah lokal hingga yang memiliki harga tinggi seperti buah import.

Memilih buah yang segar adalah kunci sukses berjualan buah. Ide bisnis grosir barang yang cepat laku ini bisa kamu jual online juga.

Kamu bisa menyesuaikan jenis buah dengan lingkungan usaha serta kebutuhan target pasar.

Strategi Usaha

Untuk mencapai hasil diinginkan, kamu perlu menerapkan beberapa strategi usaha berikut ini:

  • Pilih lokasi usaha yang strategis
  • Pahami kebutuhan konsumen
  • Pastikan buah bervariasi
  • Cari supplier tangan pertama untuk harga yang lebih rendah
  • Pelajari cara penyimpanan yang tepat
  • Pelajari jenis-jenis buah berikut lamanya tingkat kematangan
  • Tetap lakukan promosi dan penjualan online
  • Berikan pelayanan ramah dan prima
  • Buat promo di waktu-waktu tertentu.

Adapun untuk rincian modalnya antara lain:

  • Sewa kios: Rp 15 juta
    • Membeli peralatan (rak buah, timbangan, kemasan, nota): Rp 7 juta
    • Listrik: Rp 150.000
    • Transportasi: Rp 300.000
    • Stok buah: Rp 10 juta

Perhitungan Keuntungannya

Modal Rp 10 juta dibelanjakan buah 400 kg (harga per kg Rp 25.000).

Harga jual buah Rp 30.000 – Rp 40.000 (tergantung jenis buah dan harga pasaran). Dihitung harga rata-rata Rp 35.000 ( untung Rp 10.000 per kg).

Keuntungan kotor: Rp 10.000 x 400 kg = Rp 4.000.000

Keuntungan Bersih: Keuntungan Kotor – Biaya Operasional

Keuntungan Bersih: Rp 4.000.000 – Rp 450.000 (listrik, transportasi) = Rp 3.550.000

Baca juga: 15 Contoh Usaha Rumahan yang Tidak Ada Matinya

4. Stationery

Alat tulis atau Stationery bisa dijadikan sebagai pilihan tepat untuk bisnis grosir barang yang cepat laku, hal ini dikarenakan siapapun membutuhkan alat tulis.

Tentunya ketika menjalankan bisnis ini target pasar adalah sekolah, kantor, dan institusi lain.

Strategi Usaha

Beberapa strategi usaha yang bisa diterapkan:

  • Pilih toko yang strategis
  • Memberikan layanan yang terbaik ke pelanggan
  • Mengutamakan kualitas barang
  • Barang yang dijual terbilang lengkap
  • Bekerjasama dengan instansi atau lembaga terdekat

Untuk rincian modalnya seperti di bawah ini.

Modal untuk memulai usaha:

  • Etalase: Rp2 juta
  • Rak display: Rp1,5 juta
  • Meja Kursi Kasir: Rp300 ribu
  • Signage: Rp200 ribu
  • Kios 2×3 meter: Rp10 juta

Biaya operasional:

  • Belanja ATK: Rp3,5 juta
  • Listrik: Rp50 ribu
  • Gaji Karyawan: Rp1,5 juta
  • Kantong plastik: Rp50 ribu
  • Biaya perlengkapan: Rp50 ribu
  • Lain-Lain: Rp100 ribu
  • Total: Rp5,2 juta

Perhitungan Keuntungannya

Pendapat Akan bisa diasumsikan dengan omset yang didapat per hari sebesar Rp 250 ribu, maka pendapatan dan juga keuntungannya bisa dijabarkan seperti:

  • Pendapatan: Omzet Rp 250 ribu per hari x 30 hari = Rp7,5 juta
  • Keuntungan: Pendapatan – Biaya Operasional: Rp7,5 juta –  Rp5,25 juta = Rp2,25 juta

5. Grosir Barang Kosmetik

Grosir barang kosmetik

Pasar kosmetik di Indonesia dan tentunya dunia sedang mengalami perkembangan yang sangat pesat, ini terlihat dari menjamurnya perusahaan kosmetik dan skincare lokal.

Maka dari itulah usaha kosmetik bisa dijadikan sebagai salah satu grosir barang yang cepat laku.

Strategi Usaha

Beberapa strategi usaha yang bisa diterapkan:

  • Gunakan pemasaran secara offline dan online
    • Gunakan kemasan yang menarik dan mempunyai ciri khas dari produk kamu
    • Membuat video tutorial untuk memperkenalkan produk
    • Memberikan harga khusus
    • Berikan produk gratis untuk event tertentu
    • Menjual serta memberi edukasi mengenai produk apa yang cocok untuk jenis kulit si pemakai dan lainnya
    • Jual kosmetik yang layak dan suda ber-BPOM

Untuk modal awal kamu bisa menyiapkan uang sebesar Rp5 juta, modal ini digunakan untuk membeli kosmetik yang paling laku di pasaran.

Jika usaha kamu berjalan lancar maka tambahkan modal, misalnya Rp10 juta untuk membeli skincare dan kosmetik.

Perhitungan Keuntungannya

Contohnya kamu membeli produk dengan harga 1 pcs-nya Rp50 ribu, jika kamu ingin mendapatkan keuntungan 25% maka harga jualnya seperti berikut:

  • Harga jual produk = Rp50 ribu + (Rp50 ribu x 25%)
    • Harga jual produk = Rp62,5 ribu

kamu mendapatkan keuntungan sebesar Rp12,5 ribu, jika memproduksi 1.000 pcs produk maka keuntungan yang didapatkan sebesar Rp12,5 juta.

6. Galon Air Mineral

Untuk usaha yang satu ini masih bersifat lokal ya, jadi lebih ke memenuhi kebutuhan rumah tangga.

Tapi kualitas air di suatu daerah juga akan sangat mempengaruhi tingkat permintaan air minum kemasan, maka kamu harus melihat potensinya terlebih dahulu.

Strategi Usaha

Beberapa strategi usaha yang bisa diterapkan:

  • Pilih lokasi yang tepat
    • Pilih bahan baku yang berkualitas dan aman
    • Amati kualitas dan harga
    • Promosikan usaha secara offline dan online

Untuk perincian modalnya seperti berikut:

  • Sewa Lokasi Usaha: Rp15 juta
    • Belanja Peralatan: Rp16 juta
    • Bayar Listrik: Rp150 ribu
    • Biaya Transportasi: Rp100 ribu
    • Gaji Karyawan: Rp750 ribu
    • Beli tutup galon, tisu, air: Rp2 juta

Perhitungan Keuntungannya

Terhitung modal usaha sekitar Rp 34 juta, jika dalam sehari kamu menjual 100 galon air maka penghasilan yang didapatkan sekitar Rp500 ribu per harinya, dihitung dari 100 galon air x Rp 5.000.

Jadi dalam satu bulan kamu memiliki penghasilan kotor sebesar Rp15 juta, yaitu: Rp500 ribu x 30.

Jika sudah dikurangi dengan biaya operasional maka keuntungan bersih dalam sebulan yang kamu dapatkan adalah Rp10 juta.

7. Makanan Kemasan

Kemasan jajanan

Makanan kemasan bisa dijadikan sebagai ide bisnis grosir barang yang cepat laku karena setiap orang tentunya membutuhkan makanan setiap harinya, sehingga bisnis ini menjadi peluang besar untuk kamu walaupun jumlah kompetitornya juga sangat banyak.

Untuk grosir makanan beberapa pilihan produknya seperti selai, roti, biskuit, minuman dan makanan ringan, cokelat, dan lain sebagainya, atau bahkan kamu juga bisa menjual bumbu dapur.

Strategi Usaha

Beberapa strategi usaha yang bisa diterapkan:

  • Gunakan kemasan produk yang menarik
    • Buat foto yang menarik dan unik
    • Promosi melalui media sosial
    • Buat website perusahaan
    • Bekerjasama dengan jasa pesan antar
    • Endorse influencer
    • Promosi unik dan menarik
    • Adakan giveaway
    • Rekrut reseller
    • Melakukan inovasi produk
    • Ikuti event
    • Manfaatkan Google My Business
    • Bekerjasama dengan berbagai metode pembayaran

Kita ambil contoh bisnis roti bakar, berikut rincian modal per bulan:

  • Roti tawar 10 bungkus: Rp2 juta
    • 6 selai berbagai rasa: Rp1,8 juta
    • Keju 5 pak: Rp2,25 juta
    • Susu kental manis 7 kaleng: Rp1,68 juta
    • 5 tabung gas 3 kg/ hari: Rp3 juta
    • Total: Rp8,73 juta

Perhitungan Keuntungannya

Contohnya dalam sehari bisnis roti bakar kamu bisa menjual 35 buah roti dengan harga per buahnya Rp12 ribu, maka rincian keuntungannya:

  • Keuntungan kotor harian: 35 buah x Rp12 ribu = Rp420 ribu
    • Keuntungan kotor bulanan: Rp420 ribu x 30 hari = Rp12,6 juta
    • Keuntungan bersih bulanan: Rp12,6 juta – Rp8,73 juta = Rp3,87 juta

8. Grosir Minyak Goreng

Grosir minyak goreng

Minyak goreng menjadi kebutuhan pokok dan banyak dicari oleh seluruh ibu rumah tangga di Indonesia. Terlebih ketika pandemi ini harga minyak goreng melambung dan tidak jarang ibu-ibu lebih memilih membeli minyak goreng secara grosir.

Di samping minim resiko karena merupakan bahan tahan lama dan tidak bisa busuk, grosir minyak goreng juga memiliki potensi repeat order yang tinggi.

Strategi Usaha

Untuk menjalankan bisnis grosir minyak goreng, kamu perlu memperhatikan strategi usaha di bawah ini:

  • Lakukan promosi online
  • Layani delivery order dengan minimal pembelian
  • Pilih merk minyak goreng yang sudah BPOM dan berkualitas
  • Cari supplier yang konsisten dan terpercaya.
  • Tidak perlu sewa toko, kamu bisa memaksimalkan pemasaran online dan menjadikan salah satu ruangan rumah sebagai gudang.

Stok minyak goreng: 100 karton @Rp 280.000 = Rp 28.000.000  (1.200 liter @12 liter)

Transportasi = Rp 250.000

Nota dan paket data internet = Rp 200.000

Perhitungan Keuntungannya

Harga pasaran grosir saat ini adalah Rp 25.000/liter, kamu bisa mendapatkan keuntungan:

Keuntungan Bersih = Penjualan – Modal – Biaya Operasional

Keuntungan Bersih = Rp 27.000 x 1.200 liter – Rp 28.000.000 – Rp 450.000

Keuntungan Bersih = Rp 32.400.000 – Rp 28.000.000 – Rp 450.000 = Rp 3.950.000

9. Camilan Kiloan

Kamu juga bisa memulai bisnis makanan kiloan, sekarang ini banyak produsen yang sifatnya rumahan serta tidak mencantumkan merek.

Jika kamu lebih tertarik menjual snack secara kiloan ke toko cemilan maka bisa mengemasnya ulang dengan kemasan yang lebih kecil dan menjual ke pengecer.

Strategi Usaha                        

Beberapa strategi usaha yang bisa diterapkan:

  • Gunakan kemasan produk yang menarik
  • Buat foto yang menarik dan unik
  • Promosi melalui media sosial
  • Promosi unik dan menarik
  • Rekrut reseller
  • Melakukan inovasi produk
  • Ikuti event
  • Manfaatkan Google My Business

Untuk memulai usaha yang satu ini maka kamu membutuhkan modal sebesar Rp5 juta dan dana investasi adalah Rp2 juta.

Jadi, total dari modal awal untuk usaha grosir yaitu Rp7 juta.

Perhitungan Keuntungannya

Misalnya dalam sehari kamu bisa menjual snack sebanyak 100 pcs, harga per pcs yaitu Rp2 ribu.

Jadi 100 x 30 x 2.000 = Rp6 juta per bulannya.

Untuk penghitungan bersih per bulan dengan omset bulanan yang dikurangi pengeluaran rutin, seperti: Rp6 juta – Rp2,5 juta = Rp3,5 juta.

10. Grosir Sepatu

Sepatu adalah salah satu fashion item yang memiliki banyak peminat. Grosir sepatu bisa menjadi opsi buat kamu yang menginginkan grosir barang yang cepat laku.

Tidak hanya sebagai kebutuhan saja, melainkan sepatu kini menjadi sebuah barang yang menarik untuk dikoleksi, sehingga menjadi peluang besar bagi pebisnis seperti kamu.

Di samping itu, model sepatu juga sangat bervariasi dan bisa membuka peluang keuntungan yang semakin besar pula.

Strategi Usaha

  • Buat foto produk yang menarik
  • Memaksimalkan promosi online
  • Manfaatkan platform digital
  • Ikuti event
  • Adakan promo dan giveaway dalam periode tertentu.
  • Sewa tempat Usaha = Rp 15 juta
  • Rak sepatu, penataan ruang dan peralatan lain = Rp 8 juta
  • Ring light = Rp 70.000
  • Packing dan Nota = Rp 500.000
  • Paket usaha sepatu = Rp 15 juta (150 pasang @ Rp 100.000)

Perhitungan Keuntungannya

Kamu bisa menjual sepatu dengan harga Rp 130.000 – Rp 150.000 tergantung model dan kualitasnya. Misalkan saja dihitung secara rata-rata harga jual sepatu @ Rp 135.000, maka keuntungan yang diperoleh:

  • Keuntungan Bersih = Penjualan – Modal – Biaya Operasional
  • Keuntungan Bersih = Rp 135.000 x 150 pcs – Rp 15 juta – Rp 500.000
  • Keuntungan Bersih = Rp 20.250.000 – Rp 15 juta – Rp 500.000 = Rp 4.750.000

11. Frozen Food

Frozen food menjadi jenis makanan yang paling gemari saat ini. Demi mengimbangi gaya hidup milenial dan mobilitas masyarakat Indonesia, banyak yang lebih memilih frozen food sebagai stok makanan. Selain mudah untuk disajikan, frozen food juga memiliki masa penyimpanan yang cukup lama.

Kamu bisa memanfaatkan peluang ini untuk membuka bisnis grosir frozen food.

Strategi Usaha

  • Lakukan pemasaran online
  • Layani delivery order dengan minimal pembelian
  • Pelajari cara penyimpanan frozen food terbaik
  • Pilih mesin penyimpanan dengan kWh rendah
  • Pastikan produk memiliki banyak variasi
  • Gunakan sistem first in first out dalam penyimpanan stok produk.
  • Mesin Pendingin = Rp 2 juta
  • Produk aneka Frozen 250 bungkus (500 gram) @ Rp 20.000 = Rp 5.000.000
  • Listrik = Rp 100.000
  • Packing = Rp 50.000
  • Lain – Lain = Rp 150.000

Keuntungan

Jika minimal 250 pcs terjual dalam satu bulan @Rp 32.000, maka = 250 x Rp 32.000 = Rp 8 juta

Keuntungan Bersih = Rp 8 juta (penjualan) – Rp 5 juta (modal) – Rp 300.000 (biaya) = Rp 2.5 juta.

Baca juga: 13 Ide Usaha Dagang yang Menguntungkan Setiap Hari

12. Baju Muslim

Mayoritas penduduk Indonesia adalah seorang muslim, maka secara otomatis kebutuhan akan baju muslim juga lebih banyak dibandingkan yang lainnya. Hal ini bisa menjadi ide bisnis grosir barang yang cepat laku.

Sebagai bahan pertimbangan, simak rincian modal dan perkiraan keuntungan di bawah ini.

Strategi Usaha

  • Manfaatkan platform digital
  • Buat video review dan foto produk menarik
  • Cantumkan deskripsi yang jelas pada etalase online
  • Pilih supplier dengan produk berkualitas
  • Ikuti tren fashion dan be up to date
  • Pasarkan secara online untuk awal usaha.
  • Lampu atau ring light = Rp 70.000
  • Packing = Rp 100.000
  • Kuota internet = Rp 100.000
  • Transportasi = Rp 150.000
  • Produk baju muslim 150 pcs @ Rp 80.000 = Rp 12 juta

Keuntungan

Jika kamu bisa menjual 150 pcs baju muslim setiap bulannya dengan rata-rata harga penjualan @Rp 125.000 maka:

Keuntungan = Penjualan – Modal – Biaya

Keuntungan = 150 x Rp 125.000 – Rp 12 juta – Rp 420.000 = Rp 6.330.000 adalah keuntungan per bulannya.

Kesimpulan

Itulah beberapa ide usaha grosir barang yang cepat laku yang bisa kamu coba salah satunya.

Sesuaikan usaha yang dipilih dengan passion kamu ya, dan jangan lupa untuk melakukan riset terlebih dahulu untuk usaha yang dipilih.

1 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like