Franchise Es Teh Indonesia: Peluang, Modal dan Keuntungannya

Franchise Es Teh Indonesia
Peluang bisnis franchise Es Teh Indonesia ternyata memiliki prospek yang menarik. Berikut rincian strategi, biaya franchise Es Teh Indonesia dan kuntungannya.

Thecronutproject.com – Tren produk minuman kekinian terus berkembang dan meningkat dengan pesat. Beragam inovasi minuman kekinian pun hadir dan membuat banyak masyarakat penasaran ingin mencobanya. Nah, salah satu bisnis minuman kekinian yang cukup melejit saat ini adalah Es Teh Indonesia. Bahkan, franchise Es Teh Indonesia sudah menyebar hingga ke berbagai kota.

Meski belum lama berdiri, tepatnya dimulai pada tahun 2018 silam. Namun, karena promosi yang masif serta masyarakat yang sudah sangat familiar dengan es the, membuat bisnis minuman kekinian  ini berkembang dengan sangat pesat dalam waktu yang relatif singkat.

Jumlah outlet Es Teh Indonesia pun mencapai lebih dari 500 buah di berbagai wilayah Indonesia. Hal inilah yang mendasari franchise Es Teh Indonesia bisa dijadikan ide menarik untuk memulai bisnis baru.

Peluang Franchise Es Teh Indonesia

Seperti yang dibahas di awal, Es Teh Indonesia sudah memiliki jumlah outlet yang cukup banyak dan tersebar di berbagai wilayah di Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa bisnis franchise ini berkembang begitu pesat dan memiliki prospek yang menarik.

Ada beberapa hal yang menjadi alasan kenapa bisnis Es Teh Indonesia memiliki peluang tumbuh yang besar adalah sebagai berikut:

  1. Produk yang dijual merupakan produk yang sudah dikenal luas oleh masyarakat

Seperti namanya, produk utama dari Es Teh Indonesia adalah es teh. Tentu, minuman segar satu ini sudah sangat dikenal oleh masyarakat sehingga peluang ketertarikan semakin besar.

Tidak hanya itu, Es Teh Indonesia juga menyediakan beragam menu inovatif lainnya yang membuat konsumen penasaran.

  1. Produk yang berkualitas

Bukan hanya sekadar menyediakan es teh biasa, namun Es Teh Indonesia selalu berusaha menjaga kualitas produk agar tetap maksimal.

Produk Es Teh yang disajikan dibuat dengan bahan yang berkualitas. Bahkan, Es Teh Indonesia sendiri memiliki kebun teh private untuk menghasilkan teh yang nikmat.

  1. Target pasar yang luas

Target pasar menjadi hal yang penting untuk pertimbangan bisnis, dan Es Teh Indonesia memiliki target pasar yang luas.

Pasalnya, penikmat minuman ini berasal dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak, remaja hingga orang dewasa. Hal inilah yang membuat potensi keuntungan bisnis ini sangat besar.

Selain beberapa hal di atas, peluang bisnis Es Teh Indonesia bisa dikatakan sangat menarik berkat dukungan tim profesional. Dukungan inilah yang bisa dijadikan sebagai acuan untuk berkembang.

Baca juga: 5 Contoh Franchise Murah: Modal Minim Profit Maksimum

Strategi Bisnis Franchise Es Teh Indonesia

Untuk menjalankan bisnis franchise Es Teh Indonesia, ada beberapa strategi yang bisa diterapkan. Penerapan strategi yang tepat ini nantinya akan berpengaruh pada perkembangan bisnis tersebut dan besarnya keuntungan yang akan didapatkan.

Nah, beberapa strategi bisnis yang bisa diterapkan adalah sebagai berikut:

  1. Memilih lokasi yang tepat

Lokasi bisnis adalah hal yang sangat penting karena berhubungan dengan akses transaksi.

Agar bisnis franchise Es Teh Indonesia bisa berjalan lancar dan berkembang, pilih lokasi yang strategis.

Jika memungkinkan, pastikan kamu memilih lokasi yang dekat dengan target pasar.

  1. Melakukan promosi yang masif

Promosi adalah kunci dari bisnis Es Teh Indonesia. Semakin masif promosi yang dilakukan, makin besar pula peluang untuk mendapatkan target pasar yang lebih luas.

Dalam hal ini, Es Teh Indonesia banyak mengandalkan media sosial sebagai media jitu mereka.

  1. Memberikan promo

Untuk menarik minat dari target pasar, promo di awal pembukaan bisnis adalah hal yang tepat untuk dilakukan. Ya, konsumen pasti akan berburu promo untuk mendapatkan harga yang lebih murah.

Ketika konsumen datang karena promo namun kamu memberikan tunjangan kualitas produk yang baik, maka peluang mendapatkan pelanggan baru akan terbuka.

Sebagai tambahan, kamu juga bisa bergabung menjadi mitra aplikasi untuk melayani pemesanan secara online.

Biaya dan Modal Franchise Es Teh Indonesia

Tertarik untuk mencoba peruntungan dengan bergabung menjadi franchise Es Teh Indonesia?

Namun sebelum itu, pastinya kamu penasaran dengan biaya dan modal yang dibutuhkan untuk bergabung menjadi franchise Es Teh Indonesia.

Perlu diketahui, untuk menjadi mitra dan bisa membuka franchise Es Teh Indonesia, maka kamu perlu membeli lisensi dari perusahaan. Biaya lisensi ini merupakan bentuk perizinan legal untuk menjual merek dan juga beragam produk dari Es Teh Indonesia.

Menurut data terbaru yang berasal dari website Es Teh Indonesia, kamu harus menyiapkan dana investasi sebesar Rp 120.000.000 untuk menjadi mitra perusahaan. Dana tersebut merupakan dana awal untuk membeli lisensi bisnis serta mendapatkan perlengkapan produk.

Perlengkapan yang dimaksud adalah bahan baku untuk membuat berbagai menu Es Teh Indonesia, perlengkapan usaha, perlengkapan promosi, termasuk banner, papan nama dan lainnya.

Apabila modal ditambah untuk biaya sewa dan renovasi tempat, maka dana yang perlu disiapkan bisa mencapai Rp 200.000.000 hingga Rp 250.000.000. Biaya ini termasuk deposit Rp 30.000.000. Nantinya, lisensi tersebut bisa didapatkan secara legal selama 4 tahun.

Perhitungan Keuntungan Franchise Es Teh Indonesia

Lalu, bagaimana gambaran perhitungan keuntungan dari bisnis minuman kekinian ini?

Sebelumnya, perlu diketahui bahwa harga jual menu Es Teh Indonesia berbeda-beda. Gambaran harga jual produk adalah mulai dari Rp 6.000 hingga Rp 22.000.

Selain menghitung harga jual, juga ada biaya tetap yang juga harus diperhitungkan secara detail. Biaya tetap ini meliputi gaji 3 orang karyawan dan biaya operasional, biaya variabel termasuk HPP 45%, bonus pegawai 2% dari sales, royalti fee 5% dan pajak 10%.

Untuk lebih jelasnya, berikut gambaran perhitungan keuntungan bisnis Es Teh Indonesia:

  1. Gambaran perhitungan keuntungan dengan sales rendah
  2. Jumlah cup            : 150 cup
  3. Hari operasional   : 30 hari
  4. Total sales             : Rp 63.000.000
  5. Biaya tetap            : Rp 10.900.000
  6. Biaya variable       : Rp 39.060.000
  7. Laba bersih            : Rp 13.040.000
  8. BEP                        : Sekitar 20 bulan
  9. Gambaran perhitungan keuntungan dengan sales tinggi
  10. Jumlah cup            : 300 cup
  11. Hari operasional   : 30 hari
  12. Total sales             : Rp 126.000.000
  13. Biaya tetap            : Rp 10.900.000
  14. Biaya variable       : Rp 78.120.000
  15. Laba bersih            : Rp 36.980.000
  16. BEP                        : Sekitar 7 bulan

Dari perhitungan di atas, bisa dilihat bahwa modal awal yang dibutuhkan memang cukup besar, terlebih Es Teh Indonesia sudah memiliki lisensi secara resmi.

Hanya saja, keuntungan yang didapatkan dari bisnis ini cukup besar. Bahkan, waktu pengembalian modal pun bisa dikatakan tidak terlalu lama.

Namun, apakah bisnis ini akan survive dan tidak hilang digerus zaman?

Bisa dikatakan bahwa bisnis ini cukup aman. Pendapat ini tentu berdasarkan beberapa alasan yang melatarbelakangi.

Pertama, yakni karena masyarakat sudah familiar dengan menu yang disajikan. Selain itu, Es Teh Indonesia memiliki tim yang kuat sehingga mereka bisa melakukan berbagai inovasi untuk menghadapi perkembangan tren.

Setiap mitra juga akan tergabung dalam grup manajemen yang banyak memberikan masukan dan support dalam pengelolaan bisnis.

0 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like