6 Cara Ternak Ayam Petelur Skala Kecil yang Menguntungkan

Cara Ternak Ayam Petelur
Cara ternak ayam petelur skala kecil yang efektif harus kalian ketahui untuk mendapatkan keuntungan yang maksimal.

Thecronutproject.com – Apakah kalian sedang mencari ide bisnis baru yang menguntungkan? Kalian bisa melakukan ternak ayam telur sendiri. Tenang saja, cara ternak ayam petelur skala kecil dapat membantu kalian untuk melakukan bisnis ini. 

Jika kalian melihat tempat untuk beternak ayam, pasti kalian berpikiran bahwa bisnis ini membutuhkan modal yang besar. Kalian harus mempersiapkan lahan yang luas untuk memastikan ternak ayam berjalan dengan lancar. 

Ternyata, kalian juga tetap bisa melakukan usaha ini meskipun memiliki sumber daya yang terbatas.

Melakukan ternak ayam telur sangat menggiurkan. Pasalnya, permintaan telur memiliki pasar yang stabil dan pada momen tertentu harga telur akan meningkat. 

Lalu, apakah sulit untuk melakukan bisnis ini? Tentu saja terdapat berbagai tantangan yang harus kalian lakukan untuk melakukan bisnis ini. 

Cara Ternak Ayam Petelur Skala Kecil

Cara Ternak Ayam Petelur Skala Kecil

Tak perlu khawatir, jika kalian mengetahui cara ternak ayam petelur kecil kecilan yang tepat, maka kalian bisa melakukan dengan baik. 

Yuk simak beberapa hal yang perlu kalian perhatikan ketika melakukan ternak ayam petelur. 

1. Siapkan Kandang

Cara ternak ayam petelur skala kecil yang pertama ialah menyiapkan kandang untuk ayam petelur. Berapa ukuran kandang yang harus dibuat agar beternak bisa berjalan dengan lancar? 

Ukuran kandang ideal untuk beternak secara kecil-kecilan adalah 3x3x3 m (pxlxt). Kandang ini bisa menampung hingga 30 ekor ayam. 

Setelah membuat kandang, kalian juga harus memperhatikan posisi dan letak dari kandang tersebut. 

Usahakan untuk meletakkan kandang pada area yang sunyi dan tidak terlalu ramai untuk menghindari ayam terkena stres. 

2. Perhatikan Indukan Ayam 

Ketika kalian memilih indukan ayam untuk ternak telur ayam, maka kalian harus memperhatikan indukan ayam. Pilihlah indukan yang unggul, sehat, tidak cacat dan bulu yang tertutup rata. 

Ayam petelur sudah bisa memproduksi telur sejak usia 5 bulan. 

Apabila kalian memilih bibit ayam petelur dari anakan, maka pastikan kondisinya baik. Kalian harus memilih ayam yang bebas dari cacar dan tidak memiliki sisa feses pada duburnya. 

Baca juga: Usaha Peternakan yang Menjanjikan

3. Siapkan Sumber Air yang Cukup 

Cara ternak ayam petelur skala kecil selanjutnya ialah memastikan bahwa ketersediaan air cukup. 

Kecukupan air sangat penting untuk ternak ayam petelur kalian berjalan dengan lancar. 

Fungsi air sangat penting mulai dari membersihkan kandang agar kandang selalu dalam kondisi terbaik. Membersihkan lingkungan kandang sehingga ayam bisa merasa nyaman dan memproduksi telur berkualitas. 

Tentu saja, air juga berfungsi sebagai air minum bagi ayam-ayam yang kalian pelihara. 

4. Perhatikan Pakan Ayam 

Tentu saja apabila kalian ingin mendapatkan hasil ternak yang maksimal, kalian juga harus memperhatikan pakan ayam. 

Memilih dan memberikan pakan pada ayam petelur memang susah susah gampang. 

Kalian harus memberikan pakan yang berkualitas yang akan mempengaruhi kualitas telur yang akan ayam hasilkan. 

Berikan ayam ayam makanan seperti jagung, bungkil kedelai, atau dedak padi. Kalian juga bisa membeli pakan siap jadi untuk diberikan kepada ayam ayam. 

5. Vaksin dan Vitamin 

Selain memperhatikan pakan, kalian juga bisa memberikan vitamin tambahan kepada ayam. Untuk memastikan produksi telur stabil, kalian bisa memberikan vitamin ayam petelur. 

Pemberian vaksin menjadi hal yang penting bagi kalian yang melakukan ternak hewan. Hal ini untuk memastikan bahwa hewan berada dalam kondisi terbaik dan tidak mudah terserang berbagai penyakit. 

Kalian juga harus memberikan vaksin kepada ayam petelur karena ayam jenis ini termasuk ayam yang memiliki imun rendah. 

6. Menyiapkan Bibit Ayam Petelur 

Sebagai pelaku ternak ayam petelur skala kecil kamu harus memperhatikan jumlah bibit ayam yang ingin digunakan. 

Berbeda dengan peternak skala besar, tentu kalian tidak bisa langsung memelihara bibit ayam dengan jumlah yang besar. 

Sebagai pemula, kalian bisa memulainya dengan jumlah bibit sekitar 50 hingga 100 ekor. 

Jumlah ini harus kalian sesuaikan dengan biaya operasional yang dimiliki. Kalian juga harus menyesuaikan dengan sumber daya yang tersedia. 

Baca juga: Untung Ruginya Ternak Kambing: Kalkulasi 3 Bulan Panen Duit!

Bagaimana, apakah kalian sudah siap untuk melakukan bisnis yang menguntungkan ini? Dimulai dari usaha kecil-kecilan, siapa tahu kalian bisa mengembangkan menjadi skala yang lebih besar?

Perhatikan cara ternak ayam petelur skala kecil yang tepat agar kalian bisa mendapatkan hasil yang memuaskan.

0 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like