Cara Menghitung Keuntungan Warung

Thecronutproject.com – Sebenarnya menghitung keuntungan warung itu sangat mudah. Dengan mengetahui laba atau profit usaha warung yang dimiliki, akan semakin mudah mengatur keuangannya.

Pada awal membangun sebuah usaha hal yang paling banyak dipertanyakan oleh pengusaha pemula adalah bagaimana cara menghitung keuntungannya.

Hal ini dikarenakan banyak pengusaha pemula yang masih bingung bagaimana cara menghitung keuntungan usahanya. Tak terkecuali dalam usaha warung.

Tata Cara Menghitung Keuntungan Warung

Oleh karena itu untuk membantu para pengusaha pemula, kali ini akan dibahas bagaimana cara menghitung keuntungan warung untuk usaha pemula. Berikut langkahnya:

1. Mengenali Item Biaya Produksi

Jangan pernah lengah atas semua biaya yang keluar baik itu dalam kurun waktu harian, maupun dalam kurun waktu bulanan. Biaya produksi seperti ini terbagi menjadi dua yakni biaya tetap serta biaya variabel.

Biasanya biaya tetap termasuk biaya gaji yang setiap bulannya dikeluarkan, biaya menyewa tempat (apabila masih menyewa) setiap bulannya.

2. Menyusun Laporan Antara Untung dan Rugi

Cara menghitung keuntungan warung selanjutnya adalah menyusun laporan antara untung dan rugi untuk mengetahui laba bersih, atau untung bersih.

Penting untuk diketahui bahwa laba terbagi menjadi dua yakni laba bersih dan laba kotor. Untuk mengetahui keuntungan murni, maka yang dihitung adalah laba bersih. Laba bersih dihitung dengan cara laba kotor dikurangi beban usaha.

3. Mengetahui Pendapatan dan Beban

Bagi yang memang mengerti tentang ilmu akuntansi pasti mengetahui bahwa pendapatan merupakan pertambahan pada nilai aktiva. Hal ini menyebabkan adanya pertambahan pada modal.

Pendapatan usaha di dalamnya terdiri dari pendapatan di dalam serta di luar usaha. Lalu beban adalah biaya-biaya hal yang jika dikeluarkan akan berpengaruh terhadap kurangnya modal.

4. Menentukan Total Pendapatan Usaha

Supaya bisa mendapatkan total keuntungan usaha, hal yang perlu dilakukan adalah mentotal seluruh pendapatan yang diperoleh dalam kurun waktu tertentu.

Kurun waktu ini bisa dalam periode sebulan, tiga bulan, ataupun satu tahun. Pendapatan usaha itu bisa didapatkan melalui penghasilan yang didapatkan dari produk yang dijual, jasa yang diberikan, dsb.

5. Menghitung Pendapatan Harian

Kalau masih bingung, maka bisa menggunakan metode perhitungan harian. Cara ini dinilai paling gampang dan juga paling efektif dalam menghitung sebuah keuntungan.

Hitung semua pendapatan dalam sehari dan totalkan semua pendapatannya. Lalu dari total keseluruhan itu kurangi dengan biaya operasional untuk sehari-hari. Dengan begitu total pendapatan harian secara bersih akan didapatkan.

6. Mengidentifikasi Saldo Persediaan Awal Dengan Saldo Persediaan Akhir

Pada tahap ini semuanya harus dihitung sebagai awalan, dimulai dari persediaan semua bahan baku yang biasa disebut sebagai saldo persediaan awal.

Selanjutnya saldo persediaan awal dihitung dengan saldo akhir yang diambil dari kurun waktu sebelumnya.

Untuk saldo persediaan awal pengusaha bisa melihatnya melalui buku persediaan, sementara saldo akhir bisa dilihat dari neraca.

7. Menghitung Penjualan Bersih

Hal yang bisa dilakukan selanjutnya adalah menghitung penjualan bersih. Ini artinya merupakan selisih dari pendapatan kotor atau bruto lalu kemudian dikurangi dengan beberapa pengurangan dan potongan lainnya.

Dalam pengurangan ini hitung juga total faktor-faktor pengurang lain seperti retur, diskon, dan juga komisi. Semua ini untuk mendapatkan total penjualan bersih.

8. Menggunakan Sistem Komputer

Terakhir adalah hal yang bisa dilakukan apabila masih bingung dengan cara perhitungan manual, seperti pembukuan ataupun akuntansi.

Cara yang bisa dipilih adalah dengan menghitung menggunakan sistem komputer ataupun software.

Dengan software ini perhitungan bisa berjalan lebih akurat dan bisa dilakukan dengan mudah. Meskipun begitu software ini biasanya butuh biaya tambahan.

Itulah tadi beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk menghitung keuntungan sebuah usaha. Semua langkah cara di atas bisa dilakukan untuk menghitung semua keuntungan jenis usaha.

Untuk meningkatkan keuntungan usaha warung, kalian bisa pelajari artikel cara jualan sembako agar cepat laku

Dimulai dari cara menghitung keuntungan perusahaan besar, sampai cara menghitung keuntungan warung. Jadi bagi pengusaha pemula sudah tidak perlu pusing lagi ketika ingin menghitung keuntungannya.

Tinggalkan komentar