Cara Menghitung Economic Order Quantity

Thecronutproject.com – Bagaimana cara menghitung economic order quantity (jumlah pemesanan) yang benar? Yuk, simak pengertian dan rumus menghitungnya.

Dalam dunia usaha semua hal diusahakan berjalan sesuai dengan keinginan. Untuk itulah ada istilah manajemen atau pengaturan hal-hal agar bisa berjalan sesuai rencana.

Salah satu bahasa yang sering kali di dengar dalam dunia manajemen khususnya persediaan barang adalah EOQ (Economic order Quantity).

Apa itu EOQ sebenarnya dan bagaimana cara menghitung economic order quantity dengan metode yang benar?

Apa Itu Economic Order Quantity

Sesuai dengan namanya economic order quantity ini bisa diartikan sebagai jumlah pemesanan. Namun untuk lebih luasnya EOQ sendiri adalah metode yang digunakan untuk menghitung jumlah suatu pesanan.

Biasanya pesanan ini dibuat atau dibeli oleh suatu organisasi maupun perusahaan. Tujuan dari perhitungan menggunakan metode ini adalah mengurangi total biaya yang digunakan.

Hal yang Harus Dihitung

Untuk bisa mengetahui bagaimana cara menghitung economic order quantity yang benar, maka terlebih dahulu harus mengetahui hal apa saja yang harus dihitung.

Mengapa hal ini penting? Karena EOC ini berkaitan dengan dua faktor besar yakni pemesanan dan juga penyimpanan.

Karena itulah keduanya harus dimasukkan ke dalam perhitungan supaya bisa mendapatkan hasil perhitungan EOC yang sesuai dan tepat. Berikut kedua faktor tersebut:

1. Biaya Pemesanan.

Sesuai dengan namanya ini berarti jumlah uang yang dikeluarkan untuk memesan barang yang diinginkan dan mencukupi kebutuhan. Dalam hal pemesanan ini juga tidak bisa sembarangan, karena semuanya sudah disesuaikan dan juga harus mempertimbangkan beberapa faktor.

Beberapa faktor tersebut diantaranya biaya persiapan, biaya pengiriman, biaya untuk penyelesaian pembayaran, dan biaya untuk penerimaan barang.

2. Biaya Penyimpanan.

Hal yang menjadi faktor selanjutnya adalah biaya penyimpanan yang merupakan biaya untuk penyimpanan barang yang biasanya akan digunakan untuk kegiatan perusahaan.

Selain sebagai biaya untuk penyimpanan barang, biaya penyimpanan ini juga meliputi dana yang bisa digunakan dan merupakan keperluan dalam investasi sebuah barang. Biasanya berupa asuransi, biaya pembayaran, dan lain sebagainya.

Cara Menghitung Economic Order Quantity

Cara Menghitung Economic Order Quantity

Masuk ke dalam pembahasan utama terkait dengan bagaimana cara menghitung EOC ini, yang tentunya memiliki rumus sendiri, yakni :

EOQ = √(2 X R X S)/(P X I)

Dari rumus tersebut bisa dijabarkan bahwa :

  • (R) merupakan jumlah dari barang yang menjadi kebutuhan. Tentunya jumlah barang ini sesuai dengan kebutuhan perusahaan setiap bulannya
  • (S) merupakan biaya yang dikeluarkan untuk pemesanan
  • (P) merupakan harga beli untuk setiap satu unitnya atau harga beli per unit. Dalam hal ini berarti P bukan merupakan harga keseluruhan, tapi merupakan harga satuannya
  • (I) yakni biaya yang digunakan untuk melakukan penyimpanan terhadap setiap unit. Biasanya I ini ditulis dalam bentuk persen, dan bukannya angka bulat.
Misalkan diketahui dalam sebuah perusahaan membutuhkan jumlah barang yang menjadi kebutuhan setiap bulannya yakni 240.000 unit. Lalu harga per unit tersebut diketahui Rp2.000, dengan biaya pemesanan Rp150.000.

Selanjutnya diketahui bahwa untuk biaya penyimpanan dibutuhkan sekitar 25% untuk setiap barang yang diproduksi tersebut. Jadi berapakah nilai EOQ yang dibutuhkan oleh perusahaan tersebut.

Masukkan semuanya ke dalam rumus, dan lakukanlah perhitungan menggunakan angka-angka yang tadi sudah disebutkan. Apabila sudah, maka bisa mencocokkan jawabannya dengan yang ada di bawah ini :

EOQ = √(2 x 240.000 x 150.000)/(2.000 x 25% )

= √144.000.000

= 12.000

Jika jawaban yang didapat sudah benar, maka sudah bisa dikatakan bahwa pengusaha tersebut mengerti bagaimana cara perhitungan EOQ yang baik.

Kamu juga perlu baca ini, cara menghitung cash flow
Author

Jadi ternyata cara menghitung economic order quantity ini bukanlah hal yang sulit, dan bisa dilakukan dengan manual tanpa memerlukan alat.

Selama memahami dengan betul apa itu EOQ dan bagaimana penggunaan rumusnya, maka hasil dari EOQ ini bisa dengan mudah didapatkan. Sehingga pengusaha tidak perlu bingung lagi saat harus membuat perhitungan.

Tinggalkan komentar