Cara Mengambil Keuntungan Dropship (Simulasi Perhitungan)

Keuntungan dropship
Menjadi dropshipper ingin dapat keuntungan yang besar? Simak penjelasan cara mengambil keuntungan dropship berikut.

Thecronutproject.com – Menjadi dropshipper harus membutuhkan strategi supaya bisa dapat keuntungan maksimal. Cara mengambil keuntungan dropship tergantung dari margin yang ditentukan. Simak penjelasan lengkap dibawah!

Di dunia serba digital seperti sekarang ini membuat bisnis online kian diminati, salah satunya adalah menjadi dropshipper. Selain waktu kerja yang fleksibel, keuntungan dropshipper yang cukup menggiurkan menjadi alasan lain mengapa bisnis ini cukup diminati.

Selain itu, hanya bermodalkan smartphone dan koneksi, kamu sudah bisa menjadi dropshipper dengan kisaran keuntungan ratusan hingga jutaan rupiah per bulannya.

Dalam menjalankan bisnis ini, kamu pun tidak harus repot memikirkan proses produksi. Cukup dengan memasarkan produk jadi dari supplier dan produk akan dikirim langsung ke konsumen.

Berminat? Yuk simak terlebih dahulu contoh dan cara mengambil keuntungan dropship.

Keuntungan Dropshipper, Modal Internetan Hasil Lumayan

Cara mengambil keuntungan dropship

Bisnis online dengan menerapkan metode dropship memang kian diminati oleh para pebisnis online karena untungnya yang cukup menjanjikan.

Dalam metode bisnis ini, kamu hanya perlu menawarkan barang dari pihak ketiga dan menjualnya ke pelanggan tanpa perlu menyetok barang atau menyewa tempat usaha.

Adapun beberapa keuntungan dropshipper yang bisa kamu nikmati:

1. Waktu Kerja Fleksibel

Ingin mendapat tambahan cuan tapi enggan terikat waktu dengan perusahaan? Menjadi dropshipper bisa menjadi pilihan bisnis yang tepat.

Kamu bebas menyesuaikan waktu dan tempat kerja dengan kegiatan sehari-hari, tidak perlu kerja pagi dan datang ke kantor setiap hari.

2. Tidak Butuh Modal Besar

Keuntungan bisnis dropship tak lain dan tak bukan adalah tidak membutuhkan modal yang besar.

Seperti yang sudah disinggung sejak awal, kamu hanya membutuhkan smartphone, koneksi dan kemauan saja. Pasalnya, sistem dropship adalah mengambil dari pihak ketiga dan langsung dijual ke pelanggan.

Dengan begitu kamu tidak harus menyimpan stok barang dan modal yang dibutuhkan pun tidak terlalu besar.

3. Pilihan Produk Beraneka Ragam

Dengan banyaknya jenis produk yang ditawarkan maka semakin besar pula peluang yang akan kamu dapat. Sebagai dropshiper kamu bisa menawarkan berbagai produk kepada beberapa pelanggan sekaligus.

4. Tidak Perlu Biaya Sewa Tempat

Salah satu poin yang dipertimbangkan saat menjalankan bisnis adalah biaya sewa tempat yang tidak murah. Tapi tenang saja, dengan metode dropship kamu bisa skip biaya operasional yang satu ini.

Bisnis dropship sangat menguntungkan bukan?

5. Minim Resiko

Berbeda dengan bisnis lainnya, ketika memutuskan menjadi dropshipper kamu akan menghadapi risiko yang relatif kecil.

Pasalnya kamu bisa menyesuaikan promosi produk dengan produk yang sedang tren saat ini tanpa menanggung risiko sisa stok barang saat tren pembeli berubah.

Baca juga: Cara Dropship Dari Shopee ke Tokopedia Dalam 30 Menit [Terbaru]

Sistem Bisnis Menjadi Dropshipper

Mungkin kamu sudah memiliki gambar menjadi dropshipper dan sudah tahu poin-poin plusnya. Lantas bagaimana dengan sistem transaksi yang terjadi?

Jadi, pertama kamu harus mencari sasaran merchant atau supplier untuk mengambil barang.

Kemudian pasarkan melalui toko online atau promosikan melalui media sosial.

Jika ada pembeli yang berminat maka pembeli akan melakukan orderan pada toko online milikmu. Sementara itu kamu melakukan orderan pada toko merchant dengan alamat pengiriman menuju alamat pembeli dan pengirim adalah nama kamu.

Nah, margin atau keuntungan yang didapat berasal dari selisih harga beli dan harga jual produk tersebut.

Simulasi Cara Mengambil Keuntungan Dropship

Keuntungan dropshipper

Semakin tertarik menjadi dropshiper setelah tahu berbagai poin plusnya, tapi masih bingung ingin menekuni bisnis dropship yang seperti apa?

Jika iya, kamu bisa mempertimbangkan rekomendasi bisnis dropship sekaligus melihat gambaran keuntungannya berikut ini.

1. Perkiraan Keuntungan Dropship Pakaian

Baju adalah salah satu ladang bisnis yang tidak pernah padam. Selama masih ada tren dan produk baru yang terus keluar maka peluang bisnis kamu juga terus terbuka.

Tidak hanya banyak peminatnya, tapi supplier bisnis pakaian juga lebih mudah ditemukan dengan harga serta produk yang beragam.

Dengan menjadi dropshipper pakaian, kamu bisa memperoleh keuntungan 300 sampai 3 juta setiap bulannya. Dengan  perkiraan transaksi:

  • Misalnya kamu mendapatkan harga tshirt Rp 70.000 dari merchant dan dipromosikan dengan harga Rp 90.000 ke media sosial.
  • Kemudian setiap harinya mendapatkan orderan 1 pcs tshirt seharga Rp 90.000. Sementara itu kamu hanya perlu membayar Rp 70.000 kepada merchant dan didapatkan keuntungan Rp 20.000 per pcs.
  • Diambil rata-rata orderan 1 pcs tshirt x 30 hari (sebulan) x Rp 20.000 (untung rata-rata per pcs) = Rp 600.000. Maka kamu akan mendapatkan profit bruto Rp 600.000 per bulan. Untuk laba bersihnya tinggal dikurangi biaya paket data yang harus dikeluarkan untuk 1 bulan.

Semakin dikenal banyak orang dan semakin luas relasi kamu bisa menjual 5 pcs per hari. Maka keuntungan yang didapat 5 pcs tshirt x 30 hari x Rp 20.000 = Rp3.000.000.

Selebihnya kamu bisa mendapatkan untung lebih besar dengan margin per pcs yang lebih tinggi dan orderan yang lebih banyak.

Baca juga: Cara Jualan di Shopee Tanpa Stok Barang Untuk Pemula

2. Keuntungan Dropship Jajanan Ringan

Saat ini sedang trend jajanan ringan dan frozen food yang memiliki banyak peminat. Meskipun memiliki margin yang relatif kecil, namun peluang pelanggan membeli lagi atau membeli dengan jumlah banyak lebih terbuka dibandingkan bisnis pakaian.

  • Untuk setiap bungkus jajanan ringan misalnya Baso Aci, kamu bisa mengambil untung Rp 1.000 per pcs dengan harga beli Rp 8.000 dan harga jual Rp 9.000. Namun rata-rata orang membeli adalah 5 bungkus dan setiap harinya rata-rata pembeli berjumlah 10 (karena orang lebih suka jajan sebagai kebutuhan rutin setiap harinya).
  • Bisa diperkirakan keuntungan setiap bulannya yaitu  5 pcs x 10 (rata-rata pembeli per hari) x Rp 1.000 (untung per bungkus) x 30 (hari kerja) = Rp. 1.500.000.
  • Itu pun jika kamu hanya mengambil margin Rp 1.000 dan menjual 1 macam jajan. Profit akan lebih tinggi jika kamu menaikkan margin keuntungan dan menambah variasi produk yang dijual.

3. Perlengkapan Rumah Tangga

Selain pakaian dan jajanan ringan, keuntungan dropship juga bisa dirasakan dengan menjual peralatan dan perlengkapan rumah tangga. Yang mana saat ini sedang gencar-gencarnya ibu muda ingin memiliki rumah aesthetic.  

Kamu bisa menawarkan produk rumah tangga yang unik dan multifungsi lalu mendapatkan keuntungan fantastis dengan perkiraan transaksi:

  • Kamu bisa mengambil margin Rp 4.000 untuk barang dengan harga beli di atas Rp 40.000, misalnya keranjang baju kotor. Rp 3.000 untuk barang dengan harga beli di bawah Rp 20.000 – Rp 40.000, seperti oil pot + saringan. Rp 2.000 untuk perlengkapan rumah tangga seperti hook, tissu, saringan teh dan lain sebagainya.
  • Jika setiap hari kamu bisa menjual 3 jenis barang dengan 3 orang pembeli maka perkiraan keuntungan setiap bulannya adalah Rp 9.000 (keuntungan 3 tingkatan barang) x 3 orang pembeli x 30 hari = Rp 810.000

Itu hanya perkiraan keuntungan awal bisnis yang cenderung sepi pembeli. Bisa diperkirakan jika dalam satu hari kamu bisa menjual lebih dari 5 barang dan memiliki 10 orang beli. Siap-siap menerima gaji hingga jutaan rupiah dengan waktu kerja fleksibel sebagai dropshipper.

Jadi bagaimana, sudah memutuskan ingin berbisnis menjadi dropshipper yang seperti apa? Persiapkan juga strategi pemasaran yang ingin kamu gunakan, sehingga ketika terjun ke ranah bisnis nantinya kamu bisa langsung melakukan promosi yang terarah.

0 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like