Cara Jual Voucher Kuota

Melihat bagaimana jumlah pengguna HP di dunia yang semakin mengalami peningkatan tiap tahunnya, membuat bisnis pulsa voucher kuota kian berpeluang.

Apalagi kini semua sudah pakai smartphone yang perlu internet untuk operasionalnya. Cara jual voucher kuota internet juga tidak terlalu repot untuk dilakukan.

Hal ini membuat makin kesini semakin banyak yang menggeluti bisnis tersebut. Akibatnya persaingan sudah tidak bisa dihindari lagi. Maka penting bagi pebisnis untuk sebisa mungkin menarik hati para pelanggan. Setidaknya membuat mereka tidak lari ke pesaing.

Ada beberapa cara jual voucher kuota internet supaya tetap laku keras diburu pembeli. Informasi seperti ini sangat diperlukan bagi mereka yang saat ini kebetulan menjalankan bisnis yang sama.

Simak bagaimana cara menjual voucher kuota internet agar tetap laris berikut ini.

1. Mematok Harga Yang Tidak Terlalu Mahal Atau Minimal Sama Dengan Harga Pasar

Cara pertama adalah jangan sekali-kali menjual voucher kuota internet dengan harga yang terlalu mahal. Alih-alih diburu konsumen, bisa dipastikan mereka bakal lari ke pesaing. Lakukan dulu survey di konter-konter sekitar tempat jualan. Mereka menjual dengan harga berapa.

Misalnya di konter lain menjual voucher kuota 3 isi 15.000 dengan harga 15.000, 15.500, 16.000. Sebaiknya putuskan untuk jual dengan harga paling murah, yaitu 15.000 saja.

Atau lihat berapa harga pasaran voucher kuota 3 isi 15.000. Sesuaikan saja dengan harga pasaran yang ada. Biarpun untung sedikit, yang penting tidak ditinggalkan pelanggan.

2. Memberikan Pelayanan Yang Terbaik

Selanjutnya jangan lupa untuk memberikan pelayanan yang terbaik. Misalnya saat membeli voucher kuota biasanya pelanggan diinstruksikan untuk registrasi kartu identitas lagi bukan?

Meskipun pelanggan bisa melakukannya sendiri, masih banyak yang meminta tolong penjual voucher. Maka usahakan tetap melayani mereka dengan baik.

Pelayanan terbaik bisa juga saat ketika ada pelanggan membeli kuota dengan harga 15.000. Mereka bayar dengan uang 20.000, maka harusnya ada kembalian 5000 bukan?

Andaikata mereka dan penjual sama-sama lupa, lebih baik kembalikan di lain hari. Jika memungkinkan pelanggan tersebut kembali beli lagi di lain hari.

3. Memasang Spanduk Yang Berisi Produk Unggulan Di Depan Konter

Supaya pelanggan tidak ragu membeli di konter, sebaiknya pasang spanduk di bagian depan.

Tuliskan produk-produk unggulan yang disediakan. Biasanya orang yang lewat akan lebih mudah membacanya dan memutuskan untuk mampir dan membeli.

4. Berikan Variasi Produk

Jangan lupa juga untuk menyediakan variasi produk. Saat ini sudah banyak sekali tersedia operator jaringan internet. Usahakan untuk menyediakan macam-macam voucher kuota internet dengan beragam varian provider.

Pelanggan mungkin saja tidak hanya mencari voucher kuota satu provider saja. Untuk menghindari mereka lari ke pesaing, sebaiknya sediakan beragam varian provider.

5. Usahakan Untuk Memastikan Stok Voucher Selalu Tersedia Di Konter

Tidak kalah penting adalah upayakan untuk selalu menyediakan stok voucher kuota dengan lengkap. Jika ada beberapa yang diketahui habis, lakukan stok ulang sebisa mungkin. Orang akan kecewa jika ternyata apa yang mereka cari ternyata tidak tersedia di konter.

Mereka jelas akan lari ke pesaing dan kemungkinan tidak akan kembali lagi di lain hari. Lain jika konter selalu tidak pernah kekurangan stok voucher kuota.

Baca juga: Cara menentukan harga untuk reseller

Pembeli akan mendapatkan pengalaman baik selama belanja di konter tersebut. Bukan tidak mungkin akhirnya mereka akan merekomendasikan pada rekan-rekannya yang lain.

Itu tadi cara jual voucher kuota supaya tetap laris diburu pembeli. Bisnis jual voucher kuota memang cukup berpeluang saat ini. Apalagi sekarang semua sudah memakai smartphone yang pastinya membutuhkan jaringan internet.

Jangan takut banyak pesaing, lakukan cara-cara di atas untuk membuat konsumen tetap setia beli di konter yang sedang dijalankan.

Tinggalkan komentar