Akta Pendirian Perusahaan: Pengertian, Syarat dan Proses

Akta Pendirian Perusahaan
Kamu ingin membuat sebuah bisnis dan perusahaan? Akta pendirian perusahaan merupakan hal yang harus kamu perhatikan saat awal memulai bisnis.

Thecronutproject.com – Apakah kamu berencana untuk membuat sebuah bisnis dan membentuk badan usaha? Jika iya, maka kamu harus mengetahui berbagai hal tentang akta pendirian perusahaan yang sangat penting. 

Pentingnya Membuat Akta Perusahaan Dalam Memulai Bisnis

Kini, banyak orang yang memiliki cita cita untuk membangun bisnis sendiri dan berhenti bekerja menjadi pegawai. 

Apakah kamu salah satunya? 

Memang membuat bisnis menjadi pilihan banyak orang untuk memulai mimpinya dan keluar dari zona nyaman. 

Tetapi, ketika kamu berencana untuk memulai bisnis sendiri tentu saja akan ada banyak tantangan yang menanti. Nyatanya, memulai bisnis tidak semudah yang orang lain bayangkan. 

Selain ide bisnis, pendanaan hingga strategi, salah satu hal yang harus diperhatikan adalah dokumen pendirian usaha. 

Tentunya kamu ingin membangun usaha hingga terus berkembang, bukan? 

Jika iya, maka kamu harus membangun badan usaha berskala besar yang harus mengikuti peraturan yang ada di Indonesia. 

Salah satu dokumen penting dalam pendirian bisnis/perusahaan ialah akta pendirian perusahaan. 

Pengertian Akta Pendirian Perusahaan 

Bentuk perusahaan bermacam macam seperti Perseroan Terbatas (PT), Firma, CV dan badan usaha lainnya. 

Setiap bentuk usaha perlu memiliki akta pendirian untuk bisa beroperasional secara legal. 

Akta pendirian perusahaan adalah sebuah dokumen yang menjadi bukti otentik untuk mengesahkan sebuah perusahaan di mata hukum Indonesia. 

Baik itu perusahaan kecil maupun perusahaan besar sebagai bukti telah berdirinya sebuah perusahaan. 

Dasar hukum dari Akta Pendirian Perusahaan ini adalah Undang Undang Nomor 40 Tahun 2007 Pasal 7 dan 8 ayat (1) tentang Perseroan Terbatas. 

Pembuatan akta ini juga bisa dibuat oleh lembaga komersial/bisnis lainnya maupun yayasan. 

Dengan adanya akta ini, maka bisnis kamu akan lebih mudah bekerja sama dengan instansi dan perusahaan lain. 

Baca juga: Cara Membuat CV Perusahaan dan Syarat Lengkapnya

Apa Saja Informasi Dalam Akta Perusahaan? 

Dalam akta perusahaan terdapat beberapa informasi penting terkait dengan perusahaan. Berikut ini adalah beberapa informasi penting yang ada dalam sebuah akta perusahaan 

  1. Nama dan Lokasi Perusahaan 

Informasi pertama ialah nama perusahaan yang terdaftar secara resmi beserta alam

  1. Tujuan dan Kegiatan Perusahaan 

Tercantum informasi mengenai tujuan dari bidang usaha apa yang nantinya akan dijalankan. 

  1. Saham dan Modal 

Pemilik perusahaan juga harus menginformasikan secara jelas berapa jumlah modal dasar, modal setor hingga siapa saja pemilik saham. 

  1. Struktur Perusahaan 

Dalam akta pendirian, perusahaan harus menjelaskan secara jelas tentang . Pemilik perusahaan juga harus menjelaskan wewenang dan kewajiban dari direktur, komisaris dan sebagainya. 

Syarat Pendirian

Jika kamu ingin membuat akta pendirian perusahaan maka kamu harus memenuhi beberapa syarat. 

Berikut ini ialah persyaratan untuk membuat akta pendirian perusahaan:

  • Fotokopi KTP dari pengurus perusahaan baik persero aktif maupun pasif minimum 2 orang 
  • Fotokopi Kartu Keluarga dari penanggung jawab 
  • Salinan NPWP dari penanggung jawab perusahaan setidaknya 2 orang 
  • Fotokopi PBB tahun terakhir
  • Pas Foto penanggung jawab 
  • Foto lokasi perusahaan dengan lengkap 
  • Fotokopi surat kontrak perusahaan
  • Surat domisili perusahaan

Cara dan Prosedur Membuat Akta Pendirian Perusahaan 

Membuat Akta Pendirian Perusahaan

Tentu saja proses pembuatan akta pendirian perusahaan membutuhkan waktu dan proses tertentu. 

Berikut ini adalah beberapa tahapan yang harus kamu lalui untuk membuat akta pendirian perusahaan:

  • Mencantumkan Nama Perusahaan 

Kamu telah mengetahui beberapa hal yang harus dilengkapi untuk membuat akta pendirian perusahaan. 

Kamu perlu melengkapkan berbagai persyaratan tersebut kemudian menuju kantor notaris di domisili kamu. 

Bawa semua persyaratan tersebut untuk memulai proses pembuatan akta pendirian perusahaan. 

Kemudian notaris akan melakukan pengecekan nama perusahaan apakah kamu bisa menggunakan nama perusahaan yang diajukan atau tidak. 

Perlu kamu ketahui bahwa nama setiap perusahaan yang terdaftar tidak boleh sama. 

Baca juga: Contoh Visi Misi Perusahaan & Cara Membuat Visi dan Misi

  • Pembuatan Draft Akta

Akta pendirian perusahaan dibuat di depan notaris selaku pihak yang berwenang untuk membuat dokumen penting tersebut. 

Setelah nama yang kamu ajukan ternyata tersedia, maka notaris akan membuat draft akta. 

Draft ini bisa direvisi apabila terjadi kesalahan sebelum proses pembuatan akta diproses lebih lanjut. 

  • Penandatanganan Akta Pendirian 

Setelah draft sudah direvisi, maka selanjutnya adalah proses penandatanganan akta pendirian oleh pendiri perusahaan. 

Proses penandatanganan ini harus kamu lakukan bersama dengan setiap pemegang saham di hadapan notaris. Apabila pengurus bukanlah pemegang saham, maka tidak perlu hadir dalam penandatanganan ini. 

  • Pengesahan Akta Pendirian 

Kementerian yang mengesahkan akta pendirian perusahaan adalah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham). 

Notaris akan mengurus pengesahan dan selanjutnya akan menghasilkan dokumen yaki SK Kemenkumham. 

Tanpa adanya SK ini, maka dokumen akta pendirian perusahaan belum berlaku secara hukum. 

Akta yang perusahaan bikin akan berlaku seumur hidup. Namun, masa berlaku pengurus perusahaan hanya berlangsung 5 tahun sehingga harus disahkan ulang. 

Bagaimana, apakah kini kamu sudah mengetahui definisi hingga proses pembuatan akta pendirian perusahaan? 

Segera buat akta pendirian perusahaan agar perusahaan bisa berkembang dan tumbuh dengan lebih baik.

0 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like